DAERAH

Hujan Lebat Dan Banjir Dikota Siantar Mengakibatkan Makan Korban Jiwa

617
×

Hujan Lebat Dan Banjir Dikota Siantar Mengakibatkan Makan Korban Jiwa

Sebarkan artikel ini

Pematangsiantar | swarabhayangkara.com | Hujan deras mengguyur Siantar pada hari Rabu malam (9/10/2024), sehingga kembali mengakibatkan banjir dan genangan air di beberapa wilayah kota Pematangsiantar, apalagi daerah yang selalu menjadi langganan banjir seperti seputaran daerah kecamatan Sitalasari seperti jalan Handayani , kenanga dan jalan daerah lainnya di kota ini.

Hujan deras dan banjir pada kali ini mengakibatkan kembali memakan korban jiwa satu orang meninggal dunia atas nama Maimun 78 tahun , alamat korban jalan teratai Gg Simalungun, peristiwa banjir ini terjadi di jalan kenanga/kelurahan Bukit sofa/Kecamatan Siantar Sitalasari/ Pematang Siantar pada hari Rabu (9/102024) sekitar waktu Kejadian
pukul 19⁰⁰ wib.

Informasi yang dihimpun dilapangan penyebab kejadian diduga korban kurang was was dalam berkendaraan pada saat hujan lebat dan banjir, sehingga korban tidak dapat melihat antara batas jalan dan parit dan menyebabkan korban terjatuh dari sepeda masuk ke parit kecil, pada saat kejadian warga yang mengetahui peristiwa tersebut membawa korban kerumah, selanjutnya menghubungi dan menunggu tim psc datang kerumah korban untuk dibawa ke RS umum namun ternyata korban tidak tertolong lagi dan dinyatakan meninggal dunia pada saat itu.

Salah satu warga menyampaikan keluhannya (ron) bahwa setiap hujan deras datang hampir setiap wilayah kota Siantar dilanda banjir, seperti jalan kartini, Bali, serta wilayah yang menjadi langganan banjir yang sangat parah yaitu kecamatan Sitalasari adalah Jalan Handayani, jalan kenanga dan jalan lainnya, ujarnya.

Semoga kedepannya, mau siapa pun walikota yang terpilih, kita harapkan adalah orang yang benar benar peduli dan mempunyai program untuk mengatasi permasalah banjir dikota kita ini, agar setiap musim hujan terjadi masyarakat dapat dengan tenang dan tidak was was lagi apabila hujan lebat terjadi , ungkapnya.(*Nambel)