IBU KOTA

Pelantikan PWI Jaya 2024-2029: Panda Nababan Tekankan Pentingnya PWI Menjadi Organisasi yang Disegani Kembali

196
×

Pelantikan PWI Jaya 2024-2029: Panda Nababan Tekankan Pentingnya PWI Menjadi Organisasi yang Disegani Kembali

Sebarkan artikel ini

 

Jakarta, swarabhayangkara.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), organisasi wartawan terbesar dan tertua di Indonesia, sedang menghadapi tantangan serius. Wartawan senior Panda Nababan menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi ini, dan menegaskan bahwa PWI harus kembali menjadi organisasi yang disegani dan dihormati, tempat semua institusi pemerintah bertanya dan mencari panduan mengenai jurnalistik.

“PWI sebenarnya sangat kuat jika mampu memanfaatkan peluang. Pemerintah, termasuk pemerintahan baru di bawah Prabowo, harus mendengarkan PWI dalam hal jurnalistik. Pengurus baru harus punya visi ke arah itu,” ujar Panda Nababan saat memberikan testimoninya dalam acara pelantikan kepengurusan PWI Jaya periode 2024-2029 di Yayasan Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail (YPPHUI), Kuningan, Jakarta Selatan, pada Selasa (15/10/2024).

Panda Nababan, yang juga merupakan politisi dan kini memimpin majalah serta portal Keadilan, menyoroti pentingnya Mars PWI dan Pakta Integritas yang dijalankan oleh kepengurusan baru. Menurutnya, nilai-nilai ini harus diimplementasikan dengan konkret, tidak hanya sebagai slogan kosong. “Jika kita terjemahkan ikrar dan Pakta Integritas tadi, harapannya tidak hanya menjadi formalitas, tetapi nyata dalam tindakan,” kata Panda.

Panda berharap PWI menjadi pilar bangsa yang suaranya didengar oleh masyarakat dan pemerintah. “Apa yang dikatakan PWI harus menjadi acuan, baik bagi masyarakat maupun pemerintah,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua PWI Jaya 2024-2029, Kesit Budi Handoyo, mengucapkan terima kasih atas berlangsungnya pelantikan yang berjalan dengan baik meski di tengah kondisi PWI yang sedang tidak stabil. Kesit menyatakan harapannya agar permasalahan ini bisa segera diselesaikan.

“Memang benar, PWI sedang tidak dalam kondisi terbaiknya. Namun, saya optimis, dengan komitmen dari seluruh pengurus baru, kita bisa memperbaiki dan mengembalikan kejayaan PWI dalam waktu dekat,” ujar Kesit, yang juga dikenal sebagai komentator sepak bola.

Acara pelantikan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Ketua Umum PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, yang turut melantik kepengurusan PWI Jaya 2024-2029. Zulmansyah dalam sambutannya mengingatkan agar seluruh pengurus mematuhi konstitusi PWI, Kode Etik Jurnalistik, serta Kode Perilaku Wartawan.

“Beberapa rekan yang tidak patuh pada PD/PRT, Kode Etik Jurnalistik, dan Kode Perilaku Wartawan, telah mencoreng nama PWI secara keseluruhan. Kita harus memastikan bahwa semua pengurus yang baru dilantik menjalankan tugas dengan penuh integritas,” ujar Zulmansyah.

Dalam acara tersebut juga dibacakan SK PWI Pusat No. 40/PGS – A / APP – 2024 tentang perubahan susunan pengurus PWI Jaya periode 2024-2029. Susunan pengurus baru ini diharapkan mampu membawa PWI menjadi organisasi yang lebih solid dan disegani, baik di kalangan pemerintah maupun masyarakat luas.

PWI Jaya berkomitmen untuk terus berperan sebagai patokan dan sumber informasi terpercaya dalam dunia pers dan jurnalistik Indonesia. Dengan kepengurusan yang baru, PWI Jaya diharapkan mampu membangun kembali reputasinya sebagai organisasi yang dihormati dan diandalkan dalam memberikan panduan dan informasi yang akurat serta objektif bagi bangsa dan negara.

Ncank