Sergai,28/10 9MSB0- Puluhan mahasiswa dan masyarakat dari Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) mengadakan aksi protes di depan kantor DPRD dan Polres Sergai. Protes ini dilakukan untuk menyoroti isu-isu penting yang dianggap merugikan mahasiswa dan masyarakat sekitar, seperti permasalahan pembegalan, judi, dan pukat harimau.
Dalam orasinya, koordinator aksi, Pandu, menyatakan bahwa Sergai sedang mengalami darurat pembegalan dan perjudian. Para demonstran membawa spanduk yang berisi tuntutan-tuntutan mereka.
Selain itu, para peserta aksi juga menyoroti pencemaran lingkungan akibat penggunaan pukat harimau oleh nelayan di sekitar wilayah mereka. Seorang nelayan yang bergabung dalam aksi tersebut menyampaikan keluhannya tentang dampak buruk dari pukat harimau, yang merusak pantai dan mengganggu mata pencahariannya sebagai nelayan.
Para peserta aksi membaca pernyataan sikap mereka, yang memuat berbagai tuntutan seperti penanganan pembegalan dan penegakan hukum terhadap pelanggar lingkungan. Mereka berharap DPRD dan Polres Sergai dapat mendengarkan dan menanggapi tuntutan mereka dengan serius.
Polisi melakukan pengamanan selama berlangsungnya aksi. Kapolres Sergai, melalui Kabagops Kompol Hendro S, menghimbau agar semua pihak tetap menjaga suasana kondusif. Setelah berdemo selama beberapa jam, perwakilan mahasiswa dan masyarakat diterima oleh kepala dan anggota DPRD Sergai untuk menyampaikan tuntutan dan harapan mereka. Beberapa anggota DPRD menyatakan komitmen mereka untuk menyampaikan aspirasi tersebut kepada pemerintah daerah.
Setelah berjalan dengan damai, aksi protes ini diakhiri pada sore hari. Para peserta aksi menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian dan anggota DPRD Sergai yang telah bersedia mendengarkan aspirasi mereka. Mereka berharap bahwa suara mereka dapat didengar dan ada langkah konkret dari pihak terkait dalam menangani permasalahan yang ada. (Sahat M Sinaga)







