NASIONAL

Inovasi dan Masa Depan Zakat serta Wakaf dalam Konferensi WZWF 2024

254
×

Inovasi dan Masa Depan Zakat serta Wakaf dalam Konferensi WZWF 2024

Sebarkan artikel ini

 

Jakarta, swarabhayangkara.com – Kementerian Agama (Kemenag) bersama Bank Indonesia menggelar Konferensi dan Pertemuan Tahunan World Zakat and Waqf Forum (WZWF) pada 1-2 November 2024 di Jakarta Convention Center, Jakarta. Acara ini juga menjadi bagian dari perhelatan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF), dengan dukungan penuh dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Badan Wakaf Indonesia (BWI).

Dengan tema “Tatanan Global Zakat-Wakaf Baru: Komunitas Global yang Bersatu Berdasarkan Keadilan, Kasih Sayang, dan Kesejahteraan Bersama,” forum ini berhasil menarik partisipasi dari 250 peserta yang berasal dari 43 negara anggota. Mereka terdiri dari para pemimpin global, praktisi, pengusaha, serta generasi muda yang tertarik untuk menggali lebih dalam mengenai inovasi dan masa depan pengelolaan zakat serta wakaf di kancah internasional.

Tujuan dan Harapan Konferensi

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dalam sambutannya berharap konferensi ini dapat mencetuskan berbagai gagasan baru yang memaksimalkan potensi zakat dan wakaf sebagai solusi atas masalah global. “Kita perlu mengkaji bagaimana zakat dan wakaf dapat menjadi jawaban atas berbagai tantangan dunia,” ungkapnya saat membuka acara.

Menag menekankan bahwa teknologi digital berperan penting dalam mendukung transparansi dan efektivitas distribusi dana bagi masyarakat yang membutuhkan. “Teknologi digital dapat memperluas jangkauan pengumpulan zakat dan wakaf hingga skala global, sekaligus memastikan dana tersebut dapat digunakan secara produktif dan tepat sasaran,” tambahnya.

Memanfaatkan Bonus Demografi dan Program Kemenag

Dengan bonus demografi yang dimiliki Indonesia, pemerintah melihat peluang untuk memberdayakan generasi muda melalui pendidikan dan pelatihan keterampilan yang didukung oleh dana zakat dan wakaf. Menurut Menteri Nasaruddin, program ini memiliki dampak jangka panjang yang signifikan dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

Saat ini, Kementerian Agama tengah mengimplementasikan empat program utama untuk memperkuat peran zakat dan wakaf di masyarakat, yaitu Kampung Zakat, KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat, Inkubasi Wakaf Produktif, dan Kota Wakaf. Program-program ini bertujuan agar zakat dan wakaf tidak hanya dilihat sebagai ibadah, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Gerakan Indonesia Berwakaf dan Dukungan Internasional

Ketua BWI, Kamaruddin Amin, turut memperkenalkan Gerakan Indonesia Berwakaf dalam forum WZWF sebagai langkah strategis untuk memaksimalkan potensi aset wakaf nasional. Dengan mengusung pilar inklusivitas, keberlanjutan, dan inovasi, gerakan ini berfokus pada pemanfaatan aset wakaf dalam berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, dan pelestarian lingkungan.

“Indonesia memiliki 445.410 lokasi tanah wakaf, yang meliputi madrasah, kantor KUA, masjid, dan musala,” ungkap Kamaruddin. Gerakan ini juga menginisiasi pendirian rumah sakit, beasiswa pendidikan, dan inisiatif wakaf hijau untuk melestarikan alam. Selain itu, Kamaruddin mengajak negara-negara dan organisasi internasional untuk bersama-sama mengoptimalkan dampak wakaf secara global, melalui teknologi digital yang memungkinkan pengelolaan aset wakaf secara transparan dan berkelanjutan.

Inovasi Zakat dan Wakaf di Era Modern

Konferensi ini juga membahas inovasi dalam pengelolaan zakat dan wakaf, seperti wakaf korporasi dan wakaf saham, yang dirancang agar relevan dengan perkembangan zaman. Inovasi ini diharapkan dapat membuka peluang investasi yang lebih luas, sekaligus mengoptimalkan aset wakaf untuk kesejahteraan masyarakat global.

Peserta juga berkesempatan mengikuti sesi pembelajaran dari para ahli yang berbagi praktik terbaik, solusi inovatif, dan kerangka kerja terbaru dalam pengelolaan zakat dan wakaf.

Dengan kehadiran tokoh internasional, termasuk Menteri Agama Malaysia Mohd Na’im Mokhtar, dan dukungan sponsor seperti Bank Mega Syariah, Bank CIMB Niaga Syariah, serta PT Paragon Technology and Innovation, acara WZWF 2024 ini menjadi momen penting dalam menyatukan langkah global untuk mewujudkan zakat dan wakaf sebagai solusi untuk tantangan-tantangan global, guna menciptakan kesejahteraan bersama yang berkelanjutan.

Ncank Mail