Timika, swarabhayangkara.com – Hari ini Calon Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa yang berpasangan dengan Deinas Geley no urut.3 di undang sekaligus menggunting pita pada sekertariat AOP di jalan kartini ujung Timika Papua Tengah.
Dalam keterangan yang sampaikan Decky Tenouye kami keluarga besar Suku MEE dengan Suku MONI dan lima Suku yang lain kami undang di sekertariat OAP untuk kandidat Meki Nawipa dan Deinas Geley untuk konsolidasi penguatan basis mepago ke depan. Dan saya sebagai ketua ikatan atau kepala suku besar tujuh suku bahwa Mepago itu adalah nona manis, juga saya butuh orang yang berani seperti seperti Lukas Enembe ke dua, maka dari itu saya undang Suku MEE dan Suku Moni berikan dukungan, doa dan suara kepada Meki Nawipa dan Deinas biar teman – teman lain juga kita punya kader tapi kami melihat secara pribadi bahwa keluarga besar Suku MEE dan Suku Moni untuk memperkuat Kab Mimika adalah Meki Nawipa dan Deinas Geley sebagai salah satu kader dua suku ini ” ungkapnya ”
Kemudian juga saya mengajak kepada suku – suku yang lain mari kita lihat baik – baik figur – figur kita, kandidat – kandidat itu semua ada di Mepago, tapi saya sebagai kepala suku melihat orang yang berani menantang pemerintah, orang yang berani mendobrak kepentingan rakyat di Mepago ini karna di Mepago ini punya potensi yang luar biasa, kekayaannya luar biasa oleh sebab itu saya menilai dan mendukung Meki Nawipa dan Deinas Geley dia orang berani juga bisa mampu membentuk lembaga adat dari setiap suku masing – masing kemudian tapal batas lalu dia dorong ke Perdasi dan Perdasus itulah di Mepago ini kita butuh orang yang berani dan saya sebagai ketua ikatan atau kepala suku besar tujuh suku di Kabupaten ini untuk melindungi saya punya kekayaan ” ucapnya”
Dulu orang Freeport tipu – tipu tidak punya hak wilayah sampai hari ini, maka saya punya daerah hak waliyah Mepago kemudian sebagai ketua ikatan tujuh suku di Kabupaten ini Papua Tengah saya butuh orang yang berani, orang yang bisa berargumentasi, orang yang bisa melindungi kekayaan sesuai dengan potensi yang ada ” tegasnya”
saya senang sekali Meki Nawipa datang bertemu dengan keluarga besar suku MEE, Moni dan dalam kesempatan ini saya sebagai kepala suku saya sarankan untuk mempertimbangkan kita butuh orang – orang yang berani, melindungi di atas tanah sendiri Papua Tengah
Harapan ke depan kita butuh orang – orang yang berani karna wilayah Mepago lewat hasil eksplorasi itu potensi – potensi luar biasa maka untuk melindungi kekayaan itu, harus sudah buat pagar atau lembaga adat, tapal batas, baru dorong ke Perdasi dan Perdasus itu yang kami mau karna kita butuh orang yang berani kita sudah pengalaman dengan Freeport. sebagai tanda terima kasih untuk Calon Gubernur Meki Nawipa masukan dari kami keluarga besar Suku MEE, Suku Moni ke depan harus bentuk lembaga adat.
( Hasan Sainus )







