DAERAHPOLRI

Polres Batu Revitalisasi Puluhan Hektar Lahan Non-Produktif

441
×

Polres Batu Revitalisasi Puluhan Hektar Lahan Non-Produktif

Sebarkan artikel ini

Polres Batu, swarabhayangkara.com- Dalam upaya Polri mendukung program pemerintah mewujudkan swasembada pangan. Kepolisian Resor Batu bersama Pemerintah Kota Batu melakukan revitalisasi puluhan hektar lahan non-produktif untuk di optimalkan menjadi lahan pertanian yang produktif. Inisiatif ini dipimpin oleh Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha P. Siboro, SH., SIK., M.Si., bersama Kepala Dinas Pertanian Kota Batu, Hery Yulianto, SP, M.M. Bertempat di Dusun Dresel, Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu, Selasa (12/11/2024).

Dalam sambutannya, Kapolres Batu menyatakan bahwa program ini merupakan langkah nyata memperkuat ketahanan pangan di Kota Batu. Hal ini sesuai arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam mendukung penyediaan bahan pangan bergizi.

Lahan yang direvitalisasi berlokasi di Desa Oro-Oro Ombo. Pada tahap awal yaitu seluas 10 hektar akan di tanami komoditas jagung.

“Bersama Pemerintah Kota Batu dan warga Desa Oro-Oro Ombo, kami aktifkan lahan seluas 10 hektar untuk ditanami jagung. Tahap awal ini menjadi fondasi untuk perluasan lahan hingga 20 hektar ke depan,” jelasnya.

Komoditas jagung dipilih mengingat potensi besar di sekitar wilayah ini yang banyak peternakan sapi. Diharapkan hasil dari panen jagung dapat diolah menjadi pakan ternak yang berkualitas serta menunjang produktivitas hasil peternakan.

Kapolres Batu menambahkan bahwa Polres dan Dinas Pertanian akan memberikan pendampingan dalam hal teknis dan inspeksi lapangan secara berkala, serta dukungan berupa bibit, pupuk, dan pelatihan bagi para petani. “Harapannya, hasil panen dari lahan ini turut memperkuat sektor pariwisata di Kota Batu dengan menyediakan bahan pangan lokal yang berkualitas,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pertanian Kota Batu , Hery Yulianto, menyampaikan pentingnya kolaborasi antar instansi guna mencapai ketahanan pangan sesuai arahan 100 Hari Kerja Presiden. “Kami harap dukungan ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani di Kota Batu dan menjadi langkah awal untuk mengangkat taraf hidup mereka,” tuturnya.

Acara dimulai dengan Apel bersama dihadiri PJU dan Kapolsek Jajaran Polres Batu, serta pemberian bantuan bahan pokok kepada kelompok tani yang hadir. Para peserta kemudian bersama-sama mengolah lahan menggunakan mesin pembajak/traktor, menandai awal pengelolaan intensif. Panen perdana jagung dari lahan ini ditargetkan pada Juni 2025.

Bapak Sukoyo, anggota kelompok tani Lestari, menyampaikan rasa terima kasih atas inisiatif ini. “Kami berterima kasih kepada Bapak Kapolres dan Dinas Pertanian atas bantuan ini. Harapannya, kedepan bisa ada tambahan dukungan pupuk dan bibit. Semoga kegiatan ini terus berlanjut demi kemajuan kami para petani.” harapnya.

Dengan semangat kebersamaan, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga sekitar sekaligus memperkuat ketahanan pangan Kota Batu dalam jangka panjang. (Ariad)