DAERAHNASIONAL

Kunjungan Direktur Pelayanan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal,Direktorat Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa,Daerah Tertinggal da Transmigrasi di desa Klapagading kulon kecamatan Wangon kabupaten Banyumas memberikan harapan baru bagi masyarakat.

428
×

Kunjungan Direktur Pelayanan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal,Direktorat Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa,Daerah Tertinggal da Transmigrasi di desa Klapagading kulon kecamatan Wangon kabupaten Banyumas memberikan harapan baru bagi masyarakat.

Sebarkan artikel ini

Banyumas,Jateng (Swara Bhayangkara . com) Rabu 13/11/2024.Kedatangan tim dari Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi merupakan tindak lanjut dari rapat pembahasan kerjasama pemanfaatan bio massa yang diselenggarakan pada tanggal 12 Nopember 2024 di kantor bupati Banyumas.

Dalam acara tersebut dihadiri dari Kementrian Desa,sejumlah OPD kabupaten Banyumas,PT PLN Energi Primer Indonesia(EPI),PLTU Adipala dan beberapa desa termasuk desa Klapagading Kulon beserta pengurus BUMDES.

Kunjungan di desa Klapagading kulon diawali tinjau lokasi wisata di embung desa,kemudian baru diadakan pertemuan dgn pemerintah desa beserta lembaga desa yaitu BPD,LPMD dan pengurus BUMDES.

Tim dari Kemendes tiba di lokasi pukul 17.20 dan disambut antusias oleh pemerintah desa dan lembaga desa,hanya sayangnya tidak dihadiri oleh pihak kecamatan dan dari Dinsospermades.
Pihak luar hanya ada dari pendamping desa saja.

Tim dari kementrian dipimpin oleh Aditiya Hendra Krisna.SE.MM.
Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa tujuan dari kerjjasama adalah:yang pertama meningkatkan pemberdayaan BUMDES dalam pengembangan bio masa.
Yang kedua meningkatkan kesejahteraan rakyat,yang ketiga menciptakan desa hijau
,keempat,membentuk ekosistem bio massa,dan yang kelima memanfaatkan lahan kritis untuk pengembangan lahan penanaman bio massa.

Karena pertemuan sangat singkat yang berakhir pada pukul 19.30,awak media tidak sempat mewawancarai tim dari kementrian.
Kemudian menemui Karsono kepaladesa dan beberapa tokoh masyarakat.

“Tamu datang sekitar pukul 17.30 WIB,langsung melihat lokasi embung,karena masuk waktu ibadah sholat Maghrib,kegiatan berhenti dilanjutkan usai menjalankan ibadah”Paparnya.

“Usai sholat Maghrib kegiatan dilanjutkan dengan paparan dari kementrian”Imbuhnya.
“Dalam paparannya Kementrian menyampaikan bahwa kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat melalui bumdes,meningkatkan kesejahteraan masyarakat,pemanfaatan lahan kritis menuju desa hijau,dan menciptakan desa menjadi tempat kunjungan wisata atau destinasi wisata”Paparnya.
“Hanya sayangnya kegiatan sepenting ini tidak dihadiri dari pihak kecamatan dan dari Dinsospermades”Imbuhnya.

Dari tokoh masyarakat ketua BPD ,Kholis Yulianto menyatakan merasa bangga dikunjung dari kementrian.

“Kami merasa bangga dan gembira mendapat kunjungan dari kementrian.
Kemajuan BUMDES dan kesejahteraan masyarakat adalah cita cita kami.
Klapagading kulon menjadi desa wisata dengan embungnya itu harapan masyarakat,guna meningkatkan pendapatan desa”tuturnya.

Kemudian ditanyakan ketidak hadiran camat dan dari dinsos,menjawab tidak tahu .

Melalui sambungan wats aap awak media menghubungi ketua bumdes Aris,untuk diminta statmentnya.

“Kami gembira dan bangga atas datangnya tim dari kementrian,BUMDES menjadi maju dengan adanya kerjasama pemanfaatan bio massa oleh PLN,desa menjadi tempat kunjungan wisata dengan embungnya,dan pemanfaatan lahan kritis menjadi lahan hijau akan terwujud, serta kesejahteraan masyarakat meningkat”,Jelasnya.

Bio massa adalah bahan bahan organik yang dihasilkan dari proses fotosintetik,baik itu yang berupa produk ataupun limbah buangan.
Terkait dengan itu,desa kaya akan lahan yang menghasilkan bio massa,baik dari pertanian atau perkebunan.

Desa desa di kabupaten Banyumas punya peluang besar untuk meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan bio massa.

Bambang .P