Jakarta, swarabhayangkara.com –
Menulis mungkin tampak sulit bagi sebagian orang, terutama bagi mereka yang baru ingin memulai. Namun, menurut Dinawati Batubara, seorang anggota Bhayangkari sekaligus penulis buku “Terang di Ujung Gelap”, menulis bisa menjadi kegiatan yang mudah jika dimulai dengan langkah yang tepat.
“Bikin kerangka tulisan, nanti juga mengalir. Yang penting juga bagaimana kita memanfaatkan waktu untuk menulis, dan apa saja bisa kita tulis,” ungkap Dinawati saat peluncuran dan bedah bukunya di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, pada Selasa (3/12).
Dalam acara yang dipandu oleh Budi Sumarno, seorang sutradara dan pegiat film, Dinawati menceritakan proses kreatifnya dalam menulis buku tersebut. Buku ini terinspirasi dari kisah perjuangan anak-anaknya dalam meraih cita-cita, yang menjadi pengingat akan pentingnya kerja keras dan ketulusan dalam mencapai impian.
Peluncuran ini tidak hanya menjadi ajang untuk memperkenalkan karya Dinawati, tetapi juga memberikan motivasi kepada siapa saja yang ingin menulis dan membagikan cerita hidupnya. Bagi Dinawati, menulis adalah cara untuk menyampaikan pesan kehidupan dengan jujur dan tulus.
Buku “Terang di Ujung Gelap” diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama mereka yang sedang menghadapi tantangan dalam hidup. Peluncuran ini pun mendapatkan sambutan hangat dari para pengunjung, termasuk para anggota Bhayangkari yang hadir memberikan dukungan penuh.
Ncank Mail







