Labuan Bajo, 18/11 – Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang menyatakan pihaknya melibatkan personel gabungan dalam pelaksanaan Operasi Zebra Turangga 2025 yang dilaksanakan pada 17-30 Oktober 2025 di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Personil gabungan ini terdiri dari berbagai unsur yakni Polres Manggarai Barat, Kodim 1630/Mabar, Lanal Labuan Bajo, Satuan Polisi Pamong Praja Manggarai Barat dan Dinas Perhubungan Manggarai Barat,” katanya kepada wartawan di Labuan Bajo, Senin.
Ia mengatakan sebelum melaksanakan operasi tersebut telah dilakukan apel gelar pasukan di Labuan Bajo.
Ia juga menjelaskan operasi itu dilakukan guna menurunkan pelanggaran, mengurangi kecelakaan, dan meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas.
“Dalam pelaksanaannya, kami akan menyasar para pengendara motor ataupun pengemudi mobil yang kedapatan melanggar aturan-aturan berlalu lintas,” ujarnya.
Pihak kepolisian dalam kegiatan itu, lanjut dia, mengedepankan tindakan sosialisasi maupun edukasi kepada masyarakat, lalu memberikan teguran bagi para pelanggar, khususnya para pengendara yang sering kali menjadi penyebab utama kecelakaan.
“Kami tetap kedepankan tindakan preemtif, preventif dan edukatif, kemudian pendekatan secara humanis dengan memberikan penjelasan terkait pelanggaran yang dilakukan serta menerapkan tilang manual bagi pengendara yang nekat melakukan pelanggaran,” ungkapnya.
Ia menambahkan, terdapat beberapa pelanggaran yang menjadi incaran pihak kepolisian mulai dari penggunaan helm hingga knalpot brong. Polisi juga akan berpatroli di malam hari dalam mencegah aksi balapan liar.
“Kurang lebih ada 14 pelanggaran yang disasar seperti anak-anak yang mengendarai kendaraan di bawah umur dan kendaraan tanpa tanda nomor kendaraan bermotor, kemudian penggunaan helm SNI, balap liar, knalpot brong, lawan arus serta pelanggaran-pelanggaran kasat mata lainnya,” katanya.
Ia berharap masyarakat dapat lebih memahami dan mematuhi aturan demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
“Tertib berlalu lintas tidak hanya untuk menghindari sanksi, tetapi lebih penting lagi untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, baik selama operasi berlangsung maupun di luar operasi demi keselamatan di jalan raya selama berkendara.
“Utamakan keselamatan sebagai kebutuhan,” katanya.







