Lumajang, Jawa Timur, 25/11 – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin memastikan TNI siap membantu menangani dampak erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
“Seluruh prajurit harus bergerak cepat, tepat, dan terkoordinasi, mulai dari evakuasi warga hingga distribusi logistik,” kata Pangdam Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin dalam keterangan tertulis yang diterima di Lumajang, Selasa.
Kehadiran Pangdam Brawijaya yang melakukan kunjungan langsung ke wilayah terdampak erupsi Gunung Semeru menjadi bukti negara hadir secara langsung dalam memastikan keselamatan masyarakat.
“Kesiapsiagaan adalah kunci. Setiap detik berharga ketika menyelamatkan nyawa masyarakat,” tutur Pangdam Brawijaya.
Kunjungan tersebut juga menegaskan sinergi nyata antara TNI, Polri, pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan sukarelawan. Semua unsur bekerja terpadu untuk memastikan layanan kemanusiaan berjalan optimal, dari pendirian pos pengungsian hingga pengoperasian dapur umum.
Sementara itu Wakil Bupati (Wabup) Lumajang Yudha Adji Kusuma mengapresiasi langkah Pangdam Brawijaya karena kehadiran tersebut memberikan dorongan moral bagi masyarakat dan aparat di lapangan bahwa negara hadir secara nyata, bukan hanya secara simbolis.
“Selain memastikan kesiapsiagaan aparat, kehadiran Pangdam memberikan dampak psikologis signifikan bagi warga terdampak, menumbuhkan rasa aman dan meningkatkan kepercayaan terhadap penanganan bencana,” katanya.
Masyarakat diimbau tetap tenang, mematuhi arahan petugas, dan mengutamakan keselamatan. Pemerintah daerah bersama TNI-Polri, kata dia, berkomitmen memenuhi kebutuhan dasar warga secara maksimal, dari pangan dan kesehatan hingga fasilitas pengungsian yang layak.
Kunjungan Pangdam Brawijaya menegaskan pesan penting bahwa penanganan bencana erupsi Gunung Semeru dilakukan secara cepat, terkoordinasi, berbasis kemanusiaan, dan mengutamakan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama.
(Zum)







