NASIONAL

GPAN Konsisten Kampanyekan Gaya Hidup Sehat bersih tanpa Narkoba di Bunderan HI dalam rangka Hari Sumpah Pemuda

300
×

GPAN Konsisten Kampanyekan Gaya Hidup Sehat bersih tanpa Narkoba di Bunderan HI dalam rangka Hari Sumpah Pemuda

Sebarkan artikel ini

 

 

Jakarta, 25/10 (MSB) –  Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN) kembali menunjukan konsistensinya dalam membantu upaya pemerintah untuk menjadikan Indonesia Bebas Narkoba.

Hal ini ditandai dengan adanya rencana kegiatan yang akan digelar oleh GPAN saat menyambut hari Sumpah Pemuda tahun 2024 mendatang.

Acara yang bertema ‘Gelar Budaya Sehat Tanpa Narkoba’ ini akan digelar pada 27 Oktober 2024 di sekitaran Bunderan Hotel Indonesia.

Ketua Umum GPAN Brigjen Pol (Purn) Siswandi mengatakan acara yang berlangsung disaat car free day tersebut bertujuan untuk mengampanyekan gaya hidup sehat bebas narkoba, serta mendorong kesadaran masyarakat tentang bahaya narkotika.

 

“Kami konsisten berjuang dan mengambil langkah nyata dalam mencegah generasi muda terjerat narkotika. Ini adalah komitmen kami untuk menjaga anak bangsa dari ancaman narkoba,” katanya kepada Mediusnews, Jumat 25 Oktober 2024.

 

Lebih lanjut, Siswandi menyampaikan dalam gelar budaya tersebut, pihaknya
akan melibatkan berbagai elemen termasuk Kementerian Pemuda dan Olahraga, Badan Narkotika Nasional (BNN), Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia, serta sejumlah organisasi masyarakat anti-narkoba.

“Kami serius mensukseskan agenda ini dengan kolaborasi kuat dari berbagai pihak,” tegasnya.

Dalam pelaksanaanya, Siswandi menjelaskan berbagai atraksi seni budaya dari berbagai daerah akan ditampilkan.

Dan ini didukung oleh para artis ibukota  dan pelawak Srimulat, seperti Tessy, Tarzan, dan Bagong, serta penampilan duo BESTie.

 

Selain itu, akan ada sesi senam bersama dan pemberian door prize untuk para peserta. Tak hanya itu, acara juga akan diisi dengan deklarasi perang melawan penyalahgunaan narkoba bersama masyarakat yang hadir.

“Yang tidak kalah penting yakni pernyataan sikap perang melawan bahaya penyalahgunaan narkoba bersama masyarakat yang hadir,” pungkasnya. (ist)