NASIONAL

Wamenpar Tekankan Kebersihan Destinasi Wisata untuk Pariwisata Berkualitas di Bali

506
×

Wamenpar Tekankan Kebersihan Destinasi Wisata untuk Pariwisata Berkualitas di Bali

Sebarkan artikel ini

 

Jimbaran, swarabhayangkara – Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Enik Ermawati, yang akrab disapa Ni Luh Puspa, menegaskan pentingnya kebersihan destinasi wisata dalam menciptakan pariwisata berkualitas di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan saat menghadiri Aksi Bersih Sampah Laut di Pantai Kedonganan, Jimbaran, Bali, Minggu (19/1/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari program quick win Kementerian Pariwisata (Kemenpar), yakni gerakan wisata bersih. Program tersebut bertujuan membangun ekosistem dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama di kawasan wisata.

“Salah satu hal yang membuat wisatawan datang ke suatu destinasi adalah kebersihan lingkungan dan fasilitas pendukung seperti toilet. Kebersihan menjadi komponen penting untuk daya saing dan daya tarik wisata,” ujar Ni Luh.

Program ini juga ditargetkan meningkatkan indeks kinerja pengembangan pariwisata Indonesia atau Travel Tourism Development Index (TTDI) yang dikeluarkan oleh World Economic Forum (WEF). Meskipun peringkat Indonesia berhasil naik dari posisi 32 ke 22 pada 2024, kategori health dan hygiene masih menjadi tantangan besar yang harus diperbaiki.

“Kita harus fokus pada quality tourism dan sustainable tourism. Kebersihan adalah bagian dari itu,” tambahnya.

Dalam aksi ini, Ni Luh Puspa didampingi Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenpar, Hariyanto, serta Asisten Deputi Pemberdayaan Masyarakat Destinasi Pariwisata, Florida Pardosi. Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, juga turut hadir bersama sejumlah pejabat lainnya.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Hanif Faisol Nurofiq, mengapresiasi kolaborasi lintas kementerian dalam menangani isu sampah laut. “Ini adalah bukti nyata komitmen kita untuk menyelesaikan masalah sampah laut secara bersama-sama,” tegas Hanif.

Kolaborasi lintas kementerian dan keterlibatan masyarakat diharapkan dapat menjadi langkah konkret.

Ncank Mail