NASIONAL

Persiapan Haji 2025: Penandatanganan Kontrak Akomodasi Jemaah Dimulai

340
×

Persiapan Haji 2025: Penandatanganan Kontrak Akomodasi Jemaah Dimulai

Sebarkan artikel ini

 

Jeddah, swarabhayangkara – Proses penyediaan layanan bagi jemaah haji Indonesia tahun 2025 terus menunjukkan perkembangan signifikan. Kantor Urusan Haji (KUH) di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah memulai tahapan penandatanganan kontrak dengan penyedia layanan akomodasi wilayah Mekkah pada Minggu (26/1/2025).

Sebanyak 40 penyedia akomodasi resmi menandatangani kontrak dengan Pejabat Pembuat Komitmen KUH, Zakaria Anshori. Penandatanganan ini dipimpin oleh Staf Teknis Haji/Konsul Haji KJRI Jeddah, Nasrullah Jasam, dan disaksikan oleh sejumlah pejabat, termasuk Plt. Inspektur Jenderal Kementerian Agama Faisal, Konsul Jenderal RI di Jeddah Yusron Bahauddin Ambary, serta beberapa perwakilan dari Itjen Kemenag dan pengacara KUH Ehaab Abdulqadir Gamloo.

“Penandatanganan kontrak ini merupakan wujud komitmen pemerintah untuk mempersiapkan penyelenggaraan haji 1446 H/2025 M yang sudah di depan mata,” kata Nasrullah Jasam. Ia menambahkan, proses ini merupakan hasil kerja keras sejak Desember 2024, mencakup seleksi hingga negosiasi harga dengan calon penyedia layanan.

Nasrullah menjelaskan bahwa penandatanganan kontrak dilakukan secara bertahap. Setelah layanan akomodasi, tahap berikutnya akan mencakup layanan umum, katering, dan transportasi, baik di Mekkah maupun Madinah. Targetnya, seluruh kontrak selesai sebelum batas akhir yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi, yaitu 14 Februari 2025.

Plt. Irjen Kemenag Faisal mengingatkan para penyedia untuk mematuhi komitmen dalam kontrak. Pelanggaran terhadap kontrak, kata Faisal, akan dikenakan sanksi tegas, termasuk denda hingga daftar hitam (blacklist) di masa mendatang. Ia juga meminta para penyedia melaporkan kepada Inspektorat Jenderal jika terdapat praktik tidak etis selama proses pengadaan.

Selain itu, Konsul Jenderal RI di Jeddah, Yusron Bahauddin Ambary, mendorong para penyedia untuk memanfaatkan produk-produk Indonesia dalam mendukung layanan bagi jemaah haji. Pihaknya juga akan menggelar pameran produk Indonesia pada 23 atau 24 Februari 2025 di Jeddah untuk menjembatani kerja sama antara penyedia layanan dan mitra Indonesia.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap seluruh kebutuhan jemaah haji Indonesia dapat terpenuhi secara optimal, sehingga pelaksanaan ibadah haji tahun ini berjalan lancar dan khidmat.

NMC