NASIONAL

Tegas, BPOM Bantah Isu Produk Ratansha Mengandung Merkuri, Tegaskan Pengawasan Ketat

244
×

Tegas, BPOM Bantah Isu Produk Ratansha Mengandung Merkuri, Tegaskan Pengawasan Ketat

Sebarkan artikel ini

 

Jakarta, swarabhayangkara.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) membantah kabar yang beredar di media sosial mengenai dugaan penggunaan merkuri dalam produk skincare PT. Ratansha Purnama Abadi serta isu bahwa pabrik tersebut telah diajukan ke pengadilan dan ditutup.

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan menyesatkan. BPOM memiliki prosedur ketat dalam mengevaluasi dan mengeluarkan izin edar bagi produk kosmetik yang beredar di pasaran.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena dapat merugikan perusahaan yang telah mematuhi regulasi,” ujar Taruna dalam siaran pers, Senin (24/3/2025).

BPOM juga mengklarifikasi bahwa tidak ada proses hukum yang melibatkan PT. Ratansha terkait penggunaan bahan berbahaya. Isu yang menyebut bahwa BPOM telah dua kali gagal membawa kasus ini ke pengadilan adalah tidak berdasar.

“Pabrik yang dimaksud tidak teridentifikasi sebagai pemasok merkuri,” tambahnya.

BPOM menyoroti bahaya penyebaran berita bohong (hoaks), yang dapat merugikan reputasi industri kosmetik, menciptakan keresahan masyarakat, serta berdampak negatif terhadap ekonomi dan lapangan kerja. Oleh karena itu, BPOM mengajak masyarakat untuk memverifikasi legalitas produk melalui aplikasi BPOM Mobile atau situs resmi BPOM.

“Jika menemukan dugaan pelanggaran dalam produksi kosmetik, segera laporkan melalui Contact Center HALOBPOM 1500533,” tegas Taruna.

BPOM berkomitmen untuk memastikan keamanan, khasiat, dan mutu produk kosmetik yang beredar, serta menjaga iklim usaha yang sehat bagi industri yang patuh terhadap regulasi.

NMC