DAERAH

417 personel gabungan amankan pelantikan Bupati dan Wabup Siak Riau

225
×

417 personel gabungan amankan pelantikan Bupati dan Wabup Siak Riau

Sebarkan artikel ini

 

Siak, Riau,, 04/6 (MSB) – Sebanyak 417 personel gabungan dikerahkan untuk pengamanan Pelantikan Bupati Dan Wakil Bupati Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Afni Z Syamsurizal di Gedung DPRD setempat, Rabu.

Wakil Kepala Kepolisian Resor Siak, Kompol Ade Zaldi di Lapangan Heliped Kantor DPRD Kabupaten Siak, Rabu mengatakan pentingnya kedisiplinan dan sinergi antar personel dalam menjalankan tugas pengamanan. Hal ini mengingat acara pelantikan ini dihadiri Gubernur Riau, Kepala Kepolisian Daerah Riau, dan Kepala Daerah se-Provinsi Riau.

“Agar seluruh personel melaksanakan apel dengan tepat waktu dan tidak membawa senjata api saat pengamanan. Koordinasi dengan Padal masing-masing sangat penting agar tidak ada yang bergerak sendiri-sendiri,” kata Kompol Ade Zaldi.

Sebanyak 417 personel diterjunkan dalam operasi pengamanan ini terdiri dari atas 223 personel kepolisian. Selebihnya ada 70 personel TNI, 50 dari Dinas Penghubungan Siak, 40 dari Satuan Polisi Pamong Praja Siak, 22 personel tim raga dan 12 personel pemadam kebakaran.

Wakapolres Siak juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap, tampang, dan perilaku selama bertugas, serta memprioritaskan kesehatan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai dengan rencana.

“Setelah kegiatan selesai, lakukan konsolidasi secara menyeluruh agar setiap potensi permasalahan dapat dievaluasi,” tambahnya.

Gubernur Riau, Abdul Wahid melantik Afni Zulkifli dan Syamsurizal sebagai Bupati dan Wakil Bupati Siak periode 2025–2030 di Gedung DPRD Siak. Rangkaian acara pelantikan dimulai sejak pagi hari dengan agenda penyambutan Gubernur Riau di Perumahan Abdi Praja, kediaman resmi Bupati Siak.

Pelantikan juga dihadiri Mantan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar. Termasuk mantan Bupati Siak Arwin AS dan Syamsuar yang diantar menuju Gedung DPRD Siak menggunakan kendaraan wisata khas daerah yang dikenal dengan sebutan “odong-odong”.

(dodi)