IBU KOTA

Cerita Warga Pasca Demo di Jakarta: Fasilitas Rusak, Pedagang Merugi, dan Aktivitas Terganggu

444
×

Cerita Warga Pasca Demo di Jakarta: Fasilitas Rusak, Pedagang Merugi, dan Aktivitas Terganggu

Sebarkan artikel ini

 

Jakarta, 2 September 2025 – Usai aksi demonstrasi 29  – 31 Agustus 2025 di Kota DKI Jakarta, suasana di sekitar Bundaran Hotel Indonesia (HI) sudah kembali normal. Selain meninggalkan kerusakan pada sejumlah fasilitas umum, aktivitas warga dan pelaku usaha ikut terganggu.

Rosi, seorang warga Jakarta, tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya. Ia mendukung kebebasan masyarakat dalam menyuarakan aspirasi, namun prihatin dengan dampak yang ditimbulkan.

Saya setuju demo, tapi sedih lihat fasilitas umum dirusak. Itu semua dari uang pajak kita. Kalau rusak, ya kita juga yang rugi karena aktivitas banyak terganggu,” ujarnya.

 

Di sektor perdagangan, pedagang kecil dan pelaku usaha di Plaza Indonesia (PI) mengaku penjualan menurun drastis. Beberapa tenant bahkan memilih menutup toko lebih cepat karena sepinya pengunjung pasca kericuhan.

Biasanya sore ramai, tapi sejak demo banyak pengunjung batal datang. Omzet langsung turun,” ungkap Budi, salah seorang pekerja toko di PI.

Selain itu, arus lalu lintas di sekitar Jalan Jenderal Sudirman sudah mulai berangsur  lancar. Beberapa ruas jalan sempat ditutup untuk pengamanan, kembali dibuka. Untuk mencegah kericuhan susulan, puluhan  personel TNI /Polri masih disiagakan.

Penyampaian aspirasi harus dengan cara yang damai. Jangan sampai merugikan warga dan merusak fasilitas publik,” kata salah satu tokoh masyarakat Jakarta.

Kini warga hanya berharap situasi segera pulih agar kehidupan ekonomi dan sosial di ibu kota bisa berjalan normal kembali.

(Dona Ing)