DAERAH

Polda Sumsel dorong desa di OKU Selatan jadi Kampung Anti Narkoba

201
×

Polda Sumsel dorong desa di OKU Selatan jadi Kampung Anti Narkoba

Sebarkan artikel ini

 

Muaradua, 27/11 – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan mendorong desa di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan menjadi Kampung Anti Narkoba dan Radikalisme dalam upaya memberantas penyalahgunaan narkoba dan bebas dari radikal.

“Kampung tangguh merupakan benteng terakhir dalam mencegah dan memberantas tindak pidana narkoba dan radikal di wilayah hukum Polres OKU Selatan,” kata Ketua Tim Asistensi Polda Sumsel, AKP Nasharuddin saat melakukan kunjungan ke Desa Gunung Terang, Kabupaten OKU Selatan, Kamis.

Dia mengatakan, Desa Gunung Terang diproyeksikan menjadi kampung tangguh anti narkoba dan radikalisme pada 2026.

Dia mengatakan, kunjungan tersebut untuk memberikan pembinaan mengenai bahaya kecanduan narkoba serta pentingnya kewaspadaan dini terhadap paham radikalisme kepada masyarakat di wilayah itu.

“Kampung tangguh bukan hanya soal ketahanan fisik, tetapi juga moral dan pemikiran. Masyarakat harus terlibat aktif memantau, mencegah, dan melaporkan setiap potensi penyimpangan yang dapat mengganggu keamanan desa,” katanya.

Dia menjelaskan, narkoba merupakan kasus yang menjadi atensi dan perlu diperhatikan bersama agar peredarannya dapat diminimalisir sedini mungkin.

Berbagai upaya telah dilakukan jajaran Polri bersama pemerintah untuk menekan penyalahgunaan narkoba agar generasi muda dimasa yang akan datang dapat bebas dari jeratan barang haram tersebut.

Oleh sebab itu, kata dia, Polda Sumsel mendorong Polres jajarannya untuk membentuk Kampung Tangguh Anti Narkoba dan Radikalisme di setiap kecamatan agar Bumi Sriwijaya dapat bebas dari narkoba.

“Upaya kepolisian dalam memberantas narkoba sudah maksimal terutama untuk penegakan hukum. Namun hal tersebut juga harus dibarengi dengan melibatkan stakeholder terkait dan peran masyarakat sekitar agar peredaran narkoba dapat diberantas hingga ke akar-akarnya,” tegasnya.

Melalui edukasi dan koordinasi lintas instansi dengan melibatkan masyarakat ini diharapkan Desa Gunung Terang dapat menjadi desa percontohan yang aman, bersih, serta kondusif dari penyalahgunaan narkoba dan radikal.

(Tendri)