DAERAH

Disdik Jatim perluas jejaring dan kolaborasi antardaerah

129
×

Disdik Jatim perluas jejaring dan kolaborasi antardaerah

Sebarkan artikel ini

 

Surabaya, 27/3  – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Timur (Jatim) Aries Agung Paewai memperluas jejaring kerja sama dan penguatan kolaborasi antar-daerah melalui partisipasi dalam Pertemuan Saudagar Bugis-Makassar (PSBM) XXVI di Makassar, Sulawesi Selatan.

“Dalam forum ini kami membawa keterampilan siswa sebagai barista dari SMKN 1 Turen,” kata Aries dalam keterangan diterima di Surabaya, Jumat.

Aries hadir mewakili Gubernur Jatim  Khofifah Indar Parawansa dalam forum yang diikuti sekitar 2.000 peserta dari dalam dan luar negeri tersebut.

“Para siswa menunjukkan kualitas dan kesiapan lulusan dalam menghadapi dunia kerja. Alhamdulillah, ini menarik antusiasme pengunjung dan menjadi bukti pendidikan vokasi bisa bersaing di dunia usaha dunia industri,” ucap Aries.

Aries menambahkan keikutsertaan Jatim dalam forum tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kualitas pendidikan vokasi kepada dunia usaha dan industri secara lebih luas.

Menurutnya, momentum ini penting untuk membangun kepercayaan, sekaligus membuka peluang kerja sama yang berkelanjutan.

“Forum seperti ini sangat strategis untuk memperluas jejaring kerja sama lintas daerah dan sektor. Kami ingin memastikan bahwa lulusan pendidikan vokasi Jawa Timur memiliki daya saing dan mampu menjawab kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.

Menurut Aries, forum PSBM menjadi momentum penting untuk memperluas jejaring kerja sama dan memperkuat kolaborasi antar daerah.

Sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dinilai menjadi kunci menghadapi tantangan ekonomi, sekaligus membuka peluang pengembangan sektor unggulan daerah.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam pembicara kunci menegaskan pentingnya kolaborasi dalam memperkuat sektor ekonomi, khususnya pertanian sebagai fondasi utama.

Ia juga menekankan pentingnya hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk di pasar global.

(Eeng)