NASIONAL

Kodim Banyuwangi targetkan bangun 12 jembatan gantung Garuda Perintis

43
×

Kodim Banyuwangi targetkan bangun 12 jembatan gantung Garuda Perintis

Sebarkan artikel ini

 

Banyuwangi, 01/4  – Komando Distrik Militer (Kodim) 0825/ Banyuwangi, Jawa Timur, menargetkan membangun sebanyak 12 jembatan gantung Garuda Perintis di kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu.

“Target kami ada 12 jembatan gantung Perintis Garuda yang sudah kami ajukan ke atasan, dan secara bertahap akan kami bangun di sejumlah titik yang membutuhkan jembatan ini,” kata Komandan Kodim (Dandim) 0825/ Banyuwangi Letkol (Arm) Triyadi Indrawijaya dalam keterangannya di Banyuwangi, Rabu.

Menurut dia, saat ini tengah membangun jembatan gantung Perintis Garuda di Desa/ Kecamatan Songgon, dan jembatan sepanjang 45 meter itu dibangun di atas Sungai Binau yang menghubungkan Dusun Krajan dan Dusun Gumuk Candi desa setempat.

Jembatan gantung itu, lanjut Dandim Triyadi, nantinya menjadi akses warga dua dusun setelah jembatan beton sebelumnya ambruk diterjang banjir bandang pada 2025.

Dia menyampaikan, terputusnya jembatan tersebut menghambat mobilitas warga, mereka terpaksa membuat jembatan sementara menggunakan bambu untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

 

“Dengan adanya jembatan gantung ini diharapkan dapat mempermudah aktivitas ekonomi warga, sekaligus mempermudah akses pendidikan dan layanan kesehatan, apalagi lokasinya juga dekat dengan Pasar Songgon,” kata Dandim Triyadi.

Dia menjelaskan bahwa lokasi pembangunan jembatan gantung Garuda Perintis diprioritaskan pada wilayah paling membutuhkan dan yang belum tersentuh pembangunan jembatan permanen.

“Jembatan gantung di Desa Songgon memiliki lebar 1,6 meter, bisa dilalui kendaraan roda dua yang mengangkut hasil pertanian dan lainnya, kami targetkan rampung akhir April 2026,” ujar dia.

Pembangunan jembatan di Desa/ Kecamatan Songgon itu menjadi jembatan gantung kedua, setelah sebelumnya Kodim Banyuwangi telah membangun jembatan dan beroperasi di Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung.

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono mengapresiasi pembangunan jembatan oleh TNI AD karena membawa manfaat besar bagi masyarakat.

“Ini wujud kolaborasi dan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga pemerintah desa dalam memberikan pelayanan terbaik, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” katanya.

(Novi)