NASIONAL

Kadis DPMPTSP Sulteng Moh Rifani, S.Sos, Sukses Menyelenggarakan Rapat Koordinasi Se – Sulteng 2026 Di Kabupaten Parimo

32
×

Kadis DPMPTSP Sulteng Moh Rifani, S.Sos, Sukses Menyelenggarakan Rapat Koordinasi Se – Sulteng 2026 Di Kabupaten Parimo

Sebarkan artikel ini

Parimo, 14/04 (MSB) – Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan. Terpadu Satu Pintu ( DPMPTSP) di berbagai daerah aktif  koordinasi untuk meningkatkan kinerja Pelayanan dan Investasi, demikian di katakan Kepala Dinas DPMPTSP Provinsi Sulteng Moh Rifani, S.Sos, M.Si, Kepada Awak Media Ini di ruang kerjanya, Senin, 13 April 2026.

Kadis DPMPTSP Sulteng, Moh. Rifani, S.Sos. M.Si, Mengatakan, Selaku Kepala DPMPTSP memimpin rapat strategis untuk memantangkan persiapan Agenda besar daerah, seperti expo, guna memastikan kesiapan stand dan kegiatan, ujar Kadis DPMPTSP Sulteng Moh. Rifani, S.Sos. M.Si.

Selain itu
DPMPTSP Provinsi Sulawesi Tengah Sukses menyelenggarakan rapat koordinasi Se – Sulawesi Tengah Tahun 2026 di Kabupaten Parigi Moutong yang di buka Gubernur Sulawesi Tengah di Wakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Prov. Sulteng, Dr.Farid Yotolembah, S.Sos. M.Si.

Dalam rakor ini dilaporkan Realisasi Investasi tahun 2025 mencapai Rp 128,42 Triliun, tumbuh 14,8 Persen dari tahun sebelumnya.

Pencapaian Berdasarkan Nilai Presentasi Capaian Target Realisasi Investasi Penanaman Modal Tahu 2025, yakni :
1. Kabupaten Morowali : 110.457.264.455.170,
2. Kabupaten Morowali Utara : 9.798.683.611.217,
3. Kabupaten Banggai: 3.149.009.869.859,
4. Kota Palu : 1.949.758.625 440,
5. Kabupaten Donggala: 886.424.651.342.

Pencapaian Berdasarkan Presentase capaian Target Realisasi Investasi Penanaman Modal Tahun 2025 :
1. Kabupaten Banggai Laut 683,99%,
2. Kabupaten Tojo una-una 411,83%<
3. Kabupaten Tolitoli 402,25%,
4. Kabupaten Poso 379,45%,
5. Kabupaten Parigi Moutong 365,16%

Meskipun didominasi sektor industri logam dan pertambangan di Wilayah Morowali, arah Kebijakan kini Morowali, arah kebijakan kini di fokuskan pada sektor pertanian, perikanan dan UMKM.

Kedepan, arah kebijakan investasi kita harus bergeser dari hanya mengejar angka investasi menjadi mendorong investasi yang inklusif, merata dan berkelanjutan.

Guna mengakselerasi pelayanan di luncurkan strategis, termasuk asisten virtual berbasis Al – Berani_Berusaha.

Untuk tahun 202, Pemerintah Pusat menetapkan target investasi Sulawesi Tengah sebesar Rp 93,8 triliun melalui sinergi 13 Kabupaten/ Kota.

Sebagai bentuk keberlanjutan koordinasii, Kabupaten Banggai ditetapkan sebagai tuan rumah Rapat Koordinasi Penanaman Modal Tahun 2027, terang Moh. Rifani, S.Sos.M.Si, ( HRD).