DAERAH

Warga Ponelo Kepulauan memilih tenang hadapi peringatan dini tsunami

31
×

Warga Ponelo Kepulauan memilih tenang hadapi peringatan dini tsunami

Sebarkan artikel ini

 

Gorontalo Utara, 08/6  – Warga Kecamatan Ponelo Kepulauan Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo memilih dalam kondisi tenang menghadapi peringatan dini tsunami pascagempa Magnitudo 7,7 dan 6,0, Senin.

“Pascagempa kondisi air laut pasang surut hingga saat ini. Setiap beberapa menit air nampak naik dan turun namun tenang dan tidak bergelombang,” kata Warga Ponelo Kepulauan Rasman Olii.

Menurutnya sudah lebih dari 10 kali kondisi itu terjadi dan masih terus terjadi hingga keterangan diberikan.

“Tidak ada kepanikan warga namun banyak warga memantau kondisi pasang surut air mengingat informasi tentang warga panik mengungsi dari Kecamatan Kwandang tersampaikan hingga ke pulau ini,” katanya.

Rasman mengatakan rata-rata warga di pulau tersebut tidak akan menuju darat jika suasana laut bergelombang dan angin kencang.

Pantauan ANTARA, warga di Desa Katialada, Desa Moluo, Desa Titidu Kecamatan Kwandang banyak yang memilih mengungsi di tempat-tempat tinggi seperti di puncak Dambalo.

Sebagian besar memilih mengungsi dengan berbekal tas berisi pakaian, ada pula yang memilih berdiam di rumah.

“Kami memilih melakukan evakuasi mandiri ke puncak Dambalo, sebab air laut terlihat jelas dari tempat ini,” kata Yoni Tanaiyo warga Desa Katialada.

Pemadaman listrik terjadi dan angin kencang terjadi di wilayah tersebut.

Kepala Stasiun Geofisika Gorontalo Dr. Andri Wijaya Bidang mengatakan hingga kini status peringatan tsunami belum dicabut.

Pihaknya masih terus menerima informasi warga khususnya dari Gorontalo Utara terkait situasi terkini pascagempa.

“Masih status siaga dan PD 3. Kami berharap warga tenang menghadapi situasi ini,” katanya.

(ant)