Natuna, 20/8 – Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Anambas, Polda Kepulauan Riau, menyalurkan empat ton air bersih kepada sedikitnya 200 warga yang terdampak kekeringan di Kecamatan Siantan.
Kapolres Kepulauan Anambas AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka saat dikonfirmasi dari Natuna, Kamis, mengatakan pendistribusian dilakukan pada Rabu (19/8) sore di Tanjung Momong dan Antang.
Menurut dia, Kabupaten Kepulauan Anambas telah mengalami kekeringan selama hampir dua bulan sehingga menyebabkan warga di sejumlah wilayah kesulitan mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Total air bersih yang disalurkan di kedua wilayah tersebut, kata dia, mencapai tidak kurang dari empat ton dan diperuntukkan bagi sedikitnya 200 warga.
Penyaluran air bersih menggunakan mobil tangki air dan mobil bak melalui kegiatan Patroli Kamtibmas Napoleon Presisi.
Agung mengatakan Polres Kepulauan Anambas juga akan menyalurkan air bersih ke titik lain yang membutuhkan berdasarkan data yang saat ini tengah dikumpulkan.
Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat selama kondisi kekeringan dan keterbatasan persediaan air masih berlangsung.
“Melalui penyaluran air bersih ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu berupaya hadir, peduli dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kapolsek Siantan Iptu Dodi Setiawan mengatakan penyaluran air bersih dilakukan setelah personel Polres Kepulauan Anambas menemukan warga kesulitan memperoleh air saat melakukan patroli.
Menurut dia, patroli tersebut tidak hanya bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mengetahui secara langsung kondisi serta kebutuhan masyarakat di lapangan.
Dodi mengatakan Polres Kepulauan Anambas telah menyiagakan toren berkapasitas satu ton di Polsek Siantan untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat apabila diperlukan.
Toren tersebut dapat diangkut menggunakan mobil pikap untuk menjangkau lokasi warga yang membutuhkan pasokan air bersih.
Dalam kegiatan tersebut, personel juga mengedukasi masyarakat agar menghemat penggunaan air serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
“Kami ingin setiap kehadiran personel di lapangan benar-benar memberikan manfaat. Ketika masyarakat menghadapi kesulitan air bersih, kami berusaha hadir dan membantu sesuai kemampuan yang kami miliki,” kata Dodi.
(dony)







