DAERAH

Bhabinkamtibmas Suak Air Hitam SK 13 Pantau Pertumbuhan Jagung, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

19
×

Bhabinkamtibmas Suak Air Hitam SK 13 Pantau Pertumbuhan Jagung, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini

ROKAN HILIR (MSB) 20/8/26 – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Polri melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat. Hal tersebut terlihat dari kegiatan pemantauan pertumbuhan tanaman jagung yang dilakukan di Kepenghuluan Suak Air Hitam SK 13, Kecamatan Pekaitan, Kabupaten Rokan Hilir, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 14.08 WIB itu dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas setempat, Aiptu Azmir, bersama Ketua Kelompok Tani Sunardi dan para anggota kelompok tani. Mereka turun langsung ke lahan pertanian seluas kurang lebih dua hektare guna melihat perkembangan tanaman jagung yang menjadi bagian dari Program Ketahanan Pangan Tahun 2026.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi tanaman, mulai dari pertumbuhan batang, kesehatan daun, hingga kondisi lahan yang menjadi faktor penting dalam menentukan hasil panen nantinya. Pemantauan rutin ini bertujuan memastikan tanaman tumbuh optimal serta mengantisipasi berbagai kendala yang dapat memengaruhi produktivitas pertanian.

Kapolsek Bangko menyampaikan bahwa keterlibatan personel Bhabinkamtibmas dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program strategis pemerintah, khususnya dalam mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan nasional.

Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah para petani bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menjadi mitra yang turut mendorong keberhasilan program pembangunan di tingkat desa.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung yang dibudidayakan kelompok tani menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Pertumbuhan tanaman terlihat merata dengan kondisi daun yang hijau dan sehat. Hingga saat ini juga belum ditemukan adanya serangan hama maupun penyakit yang berpotensi menghambat pertumbuhan tanaman.

Selain kondisi tanaman yang baik, lahan pertanian tampak terawat berkat kerja sama dan kedisiplinan para petani dalam melakukan pemeliharaan secara berkala. Kegiatan pembersihan gulma, perawatan area tanam, serta pengawasan rutin menjadi faktor pendukung yang membantu menjaga kualitas pertumbuhan tanaman.

Perkembangan positif tersebut menjadi indikator bahwa program ketahanan pangan yang dijalankan di wilayah Pekaitan berjalan sesuai harapan. Dengan pendampingan yang berkesinambungan dan semangat para petani dalam mengelola lahan, hasil panen yang optimal diharapkan dapat tercapai dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sinergi antara Polri dan kelompok tani ini diharapkan terus terjalin sehingga mampu mendukung peningkatan produksi pertanian, menjaga ketersediaan pangan, serta memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Selama kegiatan berlangsung, situasi dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif.***

 

ERICK