NASIONAL

288 Siswa SD Jakarta Utara Adu Keterampilan di Lomba Pramuka, Bukan Sekadar Juara Tapi Bentuk Karakter

12
×

288 Siswa SD Jakarta Utara Adu Keterampilan di Lomba Pramuka, Bukan Sekadar Juara Tapi Bentuk Karakter

Sebarkan artikel ini

Kominfotik JU, 24/09 (MSB) – Sebanyak 288 pelajar sekolah dasar (SD) dari 36 regu mengikuti Lomba Regu Prestasi (LRP) Penggalang Pramuka tingkat Kota Jakarta Utara Tahun 2026 yang digelar di Plaza Barat Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Kamis (24/9). Kegiatan ini menjadi ajang pengembangan potensi sekaligus pembentukan karakter bagi generasi muda sejak dini.

Lomba yang diselenggarakan oleh Suku Dinas Pendidikan Wilayah I dan II Jakarta Utara ini diikuti peserta yang sebelumnya telah lolos seleksi di tingkat kecamatan. Para juara di tingkat kota nantinya akan mewakili Jakarta Utara ke ajang tingkat provinsi.

Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Fredy Setiawan, mengatakan kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kemenangan, tetapi juga pada proses pembelajaran yang membentuk kepribadian peserta. “Anak-anak harus berani belajar, mencoba, dan berinovasi. Menang atau kalah itu biasa, yang terpenting adalah pengalaman, keterampilan, dan karakter yang terbentuk,” ujarnya.

Menurutnya, nilai-nilai kepramukaan seperti disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan, hingga kepedulian sosial sangat penting dalam membangun generasi yang tangguh.

Ia juga menilai tema LRP tahun ini, “Cerdas, Kreatif, dan Berani Berkarya”, sangat relevan dengan tantangan zaman. “Kecerdasan tidak hanya soal akademik, tetapi juga kemampuan memecahkan masalah, mengambil keputusan, dan bekerja sama,” tambahnya.

Kepala Seksi SD Sudin Pendidikan Wilayah II Jakarta Utara, Mulyadi, menjelaskan bahwa LRP merupakan kompetisi berjenjang yang dimulai dari tingkat kecamatan hingga provinsi. “Tahun ini ada 36 regu dengan total 288 peserta. Mereka adalah juara di tingkat ranting yang kini berkompetisi di tingkat kota,” jelasnya.

Ia menambahkan, perlombaan berlangsung selama satu hari dengan memanfaatkan fasilitas di lingkungan Kantor Wali Kota Jakarta Utara, serta melibatkan dewan juri dari pembina dan pelatih Pramuka serta tenaga profesional. “LRP bukan hanya ajang lomba, tetapi juga sarana membentuk kemandirian, kerja sama, dan keterampilan anak-anak sebagai bekal di masyarakat,” katanya.

Salah satu peserta, Resti Aprilia (10), siswi SDN Kelapa Gading Timur 01, mengaku antusias mengikuti lomba tersebut. Ini merupakan pengalaman pertamanya mengikuti kompetisi tingkat kota. “Seru dan menyenangkan. Ada beberapa lomba, salah satunya pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K),” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar tidak hanya meraih prestasi, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.