NASIONAL

Polres Jakpus Gelar Pelatihan Paham AI di SMA Muhammadiyah 16, Siswa Belajar Etika hingga Lawan Hoaks

8
×

Polres Jakpus Gelar Pelatihan Paham AI di SMA Muhammadiyah 16, Siswa Belajar Etika hingga Lawan Hoaks

Sebarkan artikel ini

Jakarta, 29/09 (MSB) – Polres Metro Jakarta Pusat menggelar pelatihan Program Paham AI di SMA Muhammadiyah 16, Kelurahan Bungur, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), termasuk penggunaan yang etis dan bijak.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin Iptu Amanda Averina Benita Purba, S.Tr.K., S.I.K., LL.M., selaku Kanit 1 Satres PPA PPO sekaligus Katim 1 Trainer Polres Metro Jakarta Pusat.

Pelatihan turut diikuti Tim 1 Trainer Paham AI Polres Metro Jakarta Pusat, Tim Trainer Paham AI Polsek Senen, personel Bag SDM Polres Metro Jakarta Pusat, Kanit Binmas Polsek Senen Ipda J.W.L. Tobing, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Bungur Bripka Drian Praptoyo.

Dalam pelatihan tersebut, para siswa mendapatkan materi mengenai sejumlah aspek dasar kecerdasan buatan. Materi yang diberikan meliputi Introduction of AI, Ethical Use of AI, Fighting Hoax With AI, serta AI Prompt.
Selain pemaparan materi, peserta juga diperkenalkan dengan platform Senopati Academy. Para siswa mengikuti pre-test dan post-test melalui aplikasi tersebut sekaligus mempelajari berbagai fungsi dan menu yang tersedia.

Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan memahami konsep dasar AI, manfaat dan risikonya, serta contoh penerapannya di bidang pendidikan.Materi juga menekankan pentingnya penggunaan AI secara etis. Para peserta diberikan pemahaman mengenai risiko penyalahgunaan teknologi, seperti deepfake, plagiarisme, bias algoritma, dan persoalan privasi data.

“Peserta siap menyampaikan materi ini kepada keluarga atau yang lainnya agar bijak dalam menggunakan AI,” demikian salah satu poin hasil kegiatan dalam laporan Polres Metro Jakarta Pusat.Polres Metro Jakarta Pusat juga mendorong para siswa agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi. Mereka diharapkan dapat menjadi agen perubahan dengan menyebarkan literasi digital yang positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Sejumlah Kendala

Pelaksanaan pelatihan tidak sepenuhnya berjalan tanpa kendala. Berdasarkan laporan kegiatan, sejumlah peserta mengalami kesulitan mengakses platform karena perangkat yang digunakan berada di luar ketentuan.
Gangguan jaringan dan server juga sempat terjadi beberapa kali. Selain itu, sejumlah siswa mengalami kendala saat mengikuti Mini Games “Cerita Jeda” karena tidak dapat memasukkan jawaban.

Kendala teknis juga ditemukan saat peserta hendak mengirimkan jawaban pre-test dan post-test melalui aplikasi Senopati Academy. Beberapa siswa dilaporkan belum dapat melakukan submit.Sejumlah peserta juga mengalami log out secara otomatis ketika pelajaran sedang berlangsung.Meski demikian, kegiatan pelatihan tetap dilaksanakan dengan materi utama mengenai pemanfaatan dan penggunaan AI secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)