Jakarta Pusat, 28/10 (MSB) – Kepedulian sosial menjadi salah satu cara untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Hal itu tercermin dalam kegiatan Polsek Metro Menteng yang menyalurkan 40 paket sembako kepada warga yang membutuhkan di Jalan Cikini Ampiun, RW 01, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2026) malam.
Tak sekadar menyerahkan bantuan, kegiatan yang berlangsung pukul 20.30 WIB tersebut juga dimanfaatkan sebagai ajang dialog bersama warga untuk membangun kepedulian terhadap keamanan lingkungan, terutama di kawasan permukiman.
Aiptu Soni P., Kapolsubsektor Latuharhary, bersama Aiptu H.M. Adhy M.N., Bhabinkamtibmas Kelurahan Pegangsaan. Kegiatan turut dihadiri Ketua RW 01 Ibrahim, Ketua RT 14 Untung, Ketua RT 11 Rezha, Ketua RT 12 Ardi Suwardi, serta masyarakat setempat.
Dalam dialog bersama warga, petugas mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan lingkungan sebagai ruang bersama yang harus dijaga. Perhatian terhadap aktivitas anak-anak dan remaja, komunikasi antarwarga, serta kepedulian terhadap situasi sekitar dinilai penting untuk mencegah tawuran dan gangguan kamtibmas lainnya.
Petugas juga menyampaikan imbauan menjelang rencana aksi unjuk rasa pada 28 Oktober 2026. Warga diminta tidak mudah terpengaruh ajakan yang belum jelas, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, dan mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas.
Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menekankan pentingnya membangun kedekatan dengan warga melalui kegiatan sosial sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam menjaga keamanan.
“Bantuan sosial ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan. Lebih dari itu, kami ingin terus membangun komunikasi dan kebersamaan agar masyarakat merasa nyaman untuk berkoordinasi dengan kepolisian dalam menjaga lingkungan,”
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung juga menekankan bahwa lingkungan yang aman tumbuh dari kepedulian dan kerja sama berbagai pihak.
“Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan peran aktif masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, kepedulian terhadap sesama, dan kewaspadaan bersama, potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini,”
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)







