NASIONAL

Camat Sojol Drs. Saiful Bakrie, MM : Profil Kelompok Konservasi Penyu Lentora Desa Mapane Tambu, Kec. Balaesang,⁶ Kab. Donggala, Sulteng

51
×

Camat Sojol Drs. Saiful Bakrie, MM : Profil Kelompok Konservasi Penyu Lentora Desa Mapane Tambu, Kec. Balaesang,⁶ Kab. Donggala, Sulteng

Sebarkan artikel ini

Donggala, Sulteng – Swarabhayangkara.com – Sebagai Nominator Kalpataru Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2023 dan 2024 Kategori Pengabdi Lingkungan ( Khusus ASN).
Kemudian ketertarikan saya dalam kegiatan konservasi/ penyelamatan Lingkungan di mulai tahun 2015, pada saat itu saya tertarik Konservasi cagar alam budaya di Kecamatan Balaesang Tanjung :
– Ada batu Mera’a, Batu, Lakbisit, Batu Kadera, Batu pengasoang, dan lain – lain.
Pada Tahun 2017, saya prihatin bahwa didesa kami desa Mapane Tambu banyak terjadi kegiatan jual beli telur ” Penyu ” dan pemburuan serta penangkapan penyu dewasa untuk di perjualbelikan, demikian dikatakan Camat Sojol / pemerhati Penyu Drs. Saiful Bakrie, MM, Kepada Awak Media ini di Ruang kantornya, Senin, 13 April 2026.

Camat Sojol Drs. Saiful Bakrie, MM, yang baru – baru ini dilantik oleh Ibu Bupati Donggala Vera Elena Laruni, SE. Menyatakan, Kalau kebiasaan terus di biarkan atau di lakukan oleh masyarakat maka di khawatirkan pada Tahun – tahun yang akan datang keberadaan Penyu dan ekosistemnya akan hilang dari wilayah Desa Mapane Tambu.

Oleh karena itu saya selaku ASN dan Ketua LPM Desa Mapane Tambu berusaha mengadvokasi Pemerintah Desa, BPD dan Masyarakat dalam rapat – rapat di desa untuk memberikan perhatian pada upaya perlindungan penyu di pantai Desa Mapane Tambu, serta melakukan tanya jawab dengan Nelayan di pantai Mapane Tambu, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.
dari hasil percakapan dengan Nelayan terhadap upaya perlindungan mendapatkan respon positif.

Pada akhirnya pada Tahun 2021 Pemerintah Desa Mapane Tambu memasukkan program Konservasi atau penangkaran penyu dalam APBDes.

Sebagai Inisiator kegiatan penakaran/ konservasi penyu penulis secara aktif membantu proses penyusunan RAB dan menjadi Narasumber penangkaran penyu guna pengembangan desa Wisata 23 September 2021 : Merupakan awal terbentuknya kelompok konservatif penyu Lentora.

Jadi sejak saat itu kegiatan konservasi terus berjalan dengan sumber awal pembiayaan berasal dari Pemerintah Desa Mapane Tambu melalui APBDes, selanjutnya dari pribadi penulis, Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sulawesi Tengah, Donatur dan Nelayan Pantai Mapane Tambu.

Tahun 2022 penulis sebagai inisiator kegiatan konservasi penyubersama kelompok konservatif penyu Lentora desa Mapane Tambu sampai saat ini berhasil menetaskan 2473 telur penyu Tukikdan melepaskannya ke laut dan melepaskan dan melepaskan 41 ekor penyu dewasa ke laut setelah di beri tanda – tanda pada bagian tempurung dekat.

Memperhatikan aktivitas penulis dalam kegiatan dan upaya penyelamatan penyu Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tengah menetapkan penulis sebagai salah satu penerima penghargaan Kalpataru kategori pengabdi lingkungan pada Tahun 2023.

Pada tahun 2024 dan diteruskan ke Kementerian Lingkungan Hidup RI.

Kemudian kita melihat antusiasme masyarakat dan pemerintah desa Mapane Tambu dalam kegiatan Konservasi Penyu maka penulis aktif mempublikasikan kegiatan konservasi penyu media sosial penulis dan berusaha4 menjalin koordinasi serta komunikasi dengan Dinas Instansi terkait di antaranya Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sulawesi Tengah.

Dinas Lingkungan Provinsi Sulawesi Tengah, Dinas Pariwisata Kabupaten Donggala, dan Dinas Lingkungan Hidup Donggala, di Dinas Perikanan Kabupaten Donggala, Pemerinta Kecamatan Balaesang, BPSPL perwakilan Palu, BKSDA Provinsi Sulawesi Tengah, Polairud Polda Sulteng, UPTD Perikanan Kecamatan Balaesang, serta menjalin kemitraan dengan. Para pemerhati Penyu untuk pengembangan kegiatan konservasi khususnya Penyu di Desa Mapane Tambu.

Penulis berharap kegiatan konservasi penyu atau kegiatan konservasi lainnya dapat di kerjasamakan denga. Perguruan Tinggi perusahaan, Pemerintah Daerah dan dapat diadopsi oleh Pemerintah Desa yang lain dalam proses Sdgs atau pembangunan berkelanjutan pada poin Ke – 4 yakni desa peduli lingkungan dan semoga kegiatan konservasi penyu didesa Mapane Tambu dapat menjaga kelestarian penyu dan habitatnya di desa Mapane Tambu serta dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat desa Mapane Tambu lestarikan Penyu laut terjaga nelayan Sejahtera, harap Camat Sojol, Kabupaten Donggala, Drs. Saiful Bakrie, MM. ( HRD)