NASIONAL

Gercep Seorang Direktur Perumdam Uwe Lino Kabupaten Donggala Imran, SH, Turun Langsung Pegang Sekop Bersihkan, Intake IKK Sirenja Bersihkan Pasca Banjir Sungai Sibado

45
×

Gercep Seorang Direktur Perumdam Uwe Lino Kabupaten Donggala Imran, SH, Turun Langsung Pegang Sekop Bersihkan, Intake IKK Sirenja Bersihkan Pasca Banjir Sungai Sibado

Sebarkan artikel ini

Donggala,Sulteng – Swarabhayangkara.com
Pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM ) IKK ( Instalasi Kota Kecamatan) adalah unit pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM) di pusat Kabupaten/ Kota.

Dalam pembenahan Intake PDAM yang rusak akibat banjir merupakan proses krusial untuk memulihkan distribusi air bersih.

Langkah ini umumnya melibatkan perbaikan struktural pembersihan material sidemen dan penggantian komponen mekanikal elektrikal yang rusak, ( 4/4/2026 ), demikian di katakan Direktur Perumdam Uwe Lino Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah, Imran, SH, Kepada Awak Media Ini di ruang Kantornya, Sabtu, 11 April 2026.

Direktur Perumdam Uwe Lino Kabupaten Donggala Imran, SH, Mengatakan, Dalam penanganan darurat dan pembersihan sendimen adalah Pembersihan material lumpur, pasir, batu, dan sampah yang menimbun jalur masuk air ( Intake) dan pompa sering kali menggunakan alat berat seperti eksshavator.

Termasuk pengangkatan pompa berkapasitas besar ( misalnya 22 KW ) yang terendam atau tertimbun lumpur di sumur bor atau sumber yang di angkat untuk di bersihkan dan di perbaiki, jelas Direktur Perumda Uwe Lino Kabupaten Donggala Imran, SH.
Kemudian perbaikan sementara melakukan penanganan darurat agar beberapa unit intake dapat beroperasi kembali secara terbatas sebelum perbaikan permanen selesai.

Lalu retolasi Bronjong penahan tebing yang hanyut atau rusak diterjang arus banjir untuk melindungi rumah pompa.

Perbaikan bangunan Intake yang jebol atau rusak berat.

Dengan perbaikan pipa air baku dan menyambung atau mengganti pipa transmisi air baku yang patah, bengkok, atau hanyut akibat banjir bandang.

Kemudian lagi tindakan lanjutan dan pemulihan :
– Pengecekan Elektrikal : memastikan Sistem kelistrikan pompa aman dan tidak konslet setelah terendam air.
– Normalisasi distribusi : setelah Intake berfungsi dilakukan Fishing ( pembuangan air kotor) pada pipa jaringan untuk memastikan air yang sampai ke pelanggan jernih,
– Waktu pemulihan nyata pembenahkan waktu lama ( bisa lebih dari dua bulan) tergantung pada tingkat kerusakan Intake.
Contoh nyata pembenahkan ini terlihat pada penanganan Intake di Kecamatan Sirenja, di sungai Desa Sibado, Kabupaten Donggala, ( ARD)