NASIONAL

Gufran Ahmad : Arsitek Konektivitas Dunia Usaha Asal Kota Palu Untuk Menuju Ketua KADIN Sangat Terbuka Untuk Sulawesi Tengah Periode 2026 – 2031

166
×

Gufran Ahmad : Arsitek Konektivitas Dunia Usaha Asal Kota Palu Untuk Menuju Ketua KADIN Sangat Terbuka Untuk Sulawesi Tengah Periode 2026 – 2031

Sebarkan artikel ini

 

Kota Palu – Sulteng, 01/04 – Di tengah Dinamika ekonomi Sulawesi Tengah yang terus bergerak cepat, ditopang sektor Industri, Konstruksi, dan Jasa,
Muncul satu figur yang tidak hanya memahami ritme usaha secara sistematis.
Sosok itu adalah Ir. Gufran Ahmad, ST. MT. IPM.
Saat ini menjabat sebagai ketua Kadin Kota Palu, Gufran. Ahmad menjelma menjadi salah satu figur yang paling di perhitungkan sebagai Calon Ketua KADIN Provinsi Sulawesi Tengah Periode 2026 – 2031.
Rekam jejak bukan sekedar panjang tetapi solid, teruji, dan relevan dengan tantangan zaman.

I. Fondasi Kuat : Tehnis AKADEMIK dan Kepemimpinan.

Lahir di Bima, 3 Febuari 1975, Gufran Ahmad ditempa dari disiplin ilmu teknik di Universitas Tadulako hingga meraih gelar Magister Tehnik Sipil Kombinasi antara kemampuan teknokratik dan pengalaman, lapangan menjadikannya figur yang mampu menjembatani kebijakan dan Implementasi, dua hal yang kerap menjadi jurang dalam pembangunan daerah.

Lebih dari itu, berbagai pendidikan non formal dan pelatihan strategis yang diikutinya, Mulai program Internasional hingga penguatan kapasitas sektor konstruksi dan manajemen Membentuk perspektifnya sebagai pemimpin yang adaptif dan berbasis kompetensi.

II. Jejak Organisasi Dari Aktivis Profesi ke pusat pengaruh

Karier Organisasinya menunjukan satu pola konsisten naik melalui proses, bukan Instan.

Gufran Ahmad pernah menjabat berbagai posisi strategis, antara lain :
1. Ketua dan pengurus Inti di INKINDO Sulawesi Tengah,
2. Pengurus dan Pimpinan di persatuan Insinyur Indonesia (PII),
3. Wakil Ketua hingga Ketua Umum PBSI ( Persatuan Bulutangkis Indonesia) Sulawesi Tengah,
4. Pengurus Strategis di HIPMI, HPR, REI & Organisasi di Tingkat Nasional,
5. Puncak nya, ia di percaya sebagai: Ketua INKINDO Sulteng ( 2014 – 2022) dan Ketua KADIN Kota Palu ( 2019 – 2024), Tokoh penggerak Dunia Usaha Lintas sektor di Ibu Kota Provinsi.
Di bawah Kepemimpinannya, KADIN Kota Palu tidak hanya menjadi Organisasi Formal, tetapi juga ruang kolaborasi nyata antara pengusaha, Pemerintah, dan Masyarakat.

III. ENTREPRENEUR SEJATI:
Pemimpin satu kekuatan utama Gufran Ahmad adalah latar belakangnya sebagai pelaku Usaha aktif, ia memimpin dan mengembangkan berbagai entitas bisnis, di antaranya :
1. Direktur utama PT Multi Jaya Madatama,
2. Direktur utama PT Paluta Jaya Properti,
3. Pengelola Usaha di bidang Kesehatan, properti, Konsultan,hingga hospitality,

Dengan pengalaman ini, ia memahami langsung :
1. Tantangan Perizinan,
2. Fluktuasi pasar,
3. Hingga kebutuhan riil pelaku UMKM dan Industri.

Artinya, ketika berbicara kebijakan Gufran Ahmad tidak berangkat dari teori melainkan dari realitas lapangan.

IV. PRESTASI DAN PENGAKUAN Legitimitas yang Terbangun.

Dedikasinya tidak luput dari pengakuan :

1. Rekor MURI ( 2022) atas Inovasi Pelantikan Organisasi Olahraga ( PBSI ) di Ruang Publik. Jalanan ( Jl.Samrat Palu, Kala itu) ia sulap jadi ajang Konsolidasi Terbuka,
2. Penghargaan pembangunan Insfratruktur dari Pemerintah Kota Palu,
3. Inspiring Profesional Leadership Award 2023,
4. Masuk dalam 40 Tokoh Fakultas Tehnik Untad,

Penghargaan ini menjadi Indikator bahwa Kepemimpinan nya bukan hanya terlihat, tetapi juga di akui secara Internasional.

V. MENUJU KADIN SULTENG :
Momentum Kepemimpinan Baru.

Dengan latar belakang Teknokrat pengalaman organisasi Lintas sektor serta kepastian sebagai pengusaha aktif, Gufran Ahmad berada pada posisi ideal untuk memimpin Sulawesi Tengah ke Level berikutnya.

Visi yang mulai terbaca dari langkah – langkahnya mencerminkan arah besar:
1. Penguatan Konektivitas antar pelaku usaha daerah dan mitra dengan Pemerintah,
2. Sinkronisasi konektivitas antar pelaku usaha daerah dan mitra dengan Pemerintah,
3. Dan terpenting pemberdayaan UMKM berbasis rantai pasok industri besar, serta,
4. Modernisasi tata kelola organisasi yang profesional dan adaptif.

Dalam Konteks Sulawesi Tengah yang tengah menjadi episentrum pertumbuhan industri Nasional, yang tidak hanya Administratif, tetapi Visioner, Komunikatif, dan eksekutorial.

VI. PENUTUP : Figur Konsilidator, Bukan Sekedar Kandidat.

Gufran Ahmad bukan sekedar Kandidat dalam Kontestasi, ia adalah Figur Konsilidator, yang memiliki jejaring, pengalaman, dan Kapasitas untuk menyatukan berbagai kepentingan dunia usaha dalam satu arah Strategis.

Jika KADIN adalah motor ekonomi daerah, maka Kepemimpinan ke depan membutuhkan sosok yang tidak hanya mampu mengemudi, tetapi juga menentukan arah perjalanan.

Dan di titik itulah, nama Gufran Ahmad menjadi semakin relevan dan menjadi sosok yang dapat di perhitungkan.

(Hardiman)