NASIONAL

Kemenag Gelar Festival Ramadan 2025: Dorong Zakat dan Wakaf sebagai Pilar Kesejahteraan Umat

150
×

Kemenag Gelar Festival Ramadan 2025: Dorong Zakat dan Wakaf sebagai Pilar Kesejahteraan Umat

Sebarkan artikel ini

 

Jakarta, swarabhayangkara.com – Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam menggelar Festival Ramadan 2025 pada Jumat (21/3/2025), bertempat di Kantor Kemenag RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Festival ini mengangkat tema “Ramadan Menenangkan dan Menyenangkan; Ramadan Bahagia & Penuh Cinta”.

Festival ini tidak hanya menjadi ajang perayaan spiritual, tetapi juga sarana strategis untuk memperkuat tata kelola zakat dan wakaf sebagai instrumen pembangunan ekonomi umat.

“Festival ini menjadi momentum untuk memperkuat sistem pengelolaan zakat dan wakaf agar lebih modern, akuntabel, dan inklusif. Kami ingin zakat dan wakaf tidak hanya dipahami sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga sebagai solusi nyata dalam pembangunan ekonomi umat,” ujar Dirjen Bimas Islam, Abu Rokhmad.

Program Unggulan Festival Ramadan 2025

Festival Ramadan Bimas Islam 2025 melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti lembaga pengelola zakat, lembaga keuangan syariah, kantor Kemenag daerah, kementerian/lembaga terkait, serta masyarakat penerima manfaat seperti anak yatim dan penyandang disabilitas. Adapun program-program unggulan dalam festival ini meliputi:

📄 Penyerahan Sertifikat Wakaf Nasional

Kemenag bersama ATR/BPN menyerahkan 15.000 sertifikat wakaf secara serentak di seluruh Indonesia. Langkah ini mempercepat legalisasi aset wakaf dan memperkuat perlindungan hukum terhadap tanah wakaf.

Peluncuran Beasiswa Zakat Indonesia

Melalui kolaborasi dengan PUSPENMA Kemenag, diluncurkan Beasiswa Zakat Indonesia untuk anak-anak dari keluarga tidak mampu, menjadikan zakat sebagai investasi jangka panjang dalam pendidikan.

Penerbitan Terjemahan Regulasi Zakat dan Wakaf

Untuk meningkatkan pemahaman global, diterbitkan terjemahan regulasi zakat dan wakaf dalam bahasa Inggris dan Arab, bekerja sama dengan Kementerian Hukum dan HAM.

Distribusi 1,7 Juta Bingkisan Ramadan

Sebanyak 1,7 juta bingkisan Ramadan disalurkan di 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota, bekerja sama dengan BAZNAS, LAZ, dan mitra perusahaan.

Penganugerahan Kantor Pertanahan Terbaik

Sebagai bentuk apresiasi terhadap percepatan sertifikasi tanah wakaf, diberikan penghargaan kepada kantor pertanahan terbaik.

  • Kabupaten Pidie, Aceh dianugerahi sebagai Kantor Pertanahan dengan Capaian Sertifikasi Terbanyak 2024.
  • Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah meraih predikat Kantor Pertanahan dengan Pelayanan Terbaik.

Sosialisasi Inklusi Ekonomi Syariah

Kemenag dan Bank Indonesia menggelar sosialisasi bersama untuk memperkuat ekosistem zakat, wakaf, dan ekonomi syariah dalam rangka pemberdayaan umat.

🍽️ Buka Bersama Nasional

Sebagai simbol kebersamaan, Festival Ramadan juga menyelenggarakan Buka Puasa Bersama Nasional yang dihadiri tokoh agama, pengelola zakat/wakaf, dan masyarakat penerima manfaat.

Dampak Festival Ramadan terhadap Zakat dan Wakaf

Penyelenggaraan Festival Ramadan 2025 diharapkan memberikan dampak signifikan terhadap tata kelola zakat dan wakaf nasional, antara lain:

  1. Peningkatan Kepercayaan Publik
    Sertifikasi dan beasiswa memperkuat akuntabilitas pengelolaan zakat dan wakaf.
  2. Akselerasi Digitalisasi Zakat dan Wakaf
    Keterlibatan sektor perbankan dan swasta memperluas akses berbasis digital.
  3. Integrasi Ekonomi Syariah Nasional
    Kerja sama dengan BI membuka peluang pemanfaatan zakat dan wakaf untuk investasi umat.
  4. Penguatan Regulasi dan Jangkauan Global
    Terjemahan peraturan memungkinkan keterlibatan lebih luas dari komunitas internasional.

Dengan Festival Ramadan Bimas Islam 2025, Kemenag tidak hanya merayakan ibadah Ramadan, tetapi juga mendorong zakat dan wakaf menjadi bagian dari gaya hidup umat Islam yang lebih produktif, solutif, dan inklusif dalam membangun kesejahteraan. serta keberlanjutan umat.

NMC