DAERAH

Pemkab Bintan Tingkatkan Kesiapsiagaan Banjir Lewat Gladi TTX dan CPX 2025

188
×

Pemkab Bintan Tingkatkan Kesiapsiagaan Banjir Lewat Gladi TTX dan CPX 2025

Sebarkan artikel ini

 

Bintan 09/12— Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bintan melaksanakan Gladi Table Top Exercise (TTX) dan Command Post Exercise (CPX) Penanggulangan Banjir Tahun 2025, Selasa (09/12), di Ruang Rapat II Bandar Seri Bentan. Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika.

Dalam sambutannya, Sekda Ronny menegaskan bahwa gladi TTX dan CPX merupakan langkah strategis untuk memastikan kesiapan lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana banjir. Ia menekankan pentingnya pemahaman yang sama antarperangkat daerah agar setiap tahapan penanganan bencana dapat terlaksana secara terkoordinasi.

“Kesamaan pemahaman antar unit dan perangkat daerah sangat diperlukan agar setiap tahapan penanganan bencana dapat dilakukan secara terkoordinasi. Dengan demikian, apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, dampaknya dapat diminimalisir,” ujarnya.

Ronny juga mendorong sinergi yang lebih kuat antara Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat, serta masyarakat. Ia menilai komunikasi publik yang baik sangat diperlukan agar masyarakat memahami langkah yang harus dilakukan saat situasi darurat terjadi.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Bintan, Ramlah, menjelaskan bahwa gladi ini bertujuan meningkatkan kemampuan tim dalam menghadapi kondisi darurat serta menguji efektivitas Rencana Kontinjensi (Renkon) penanganan banjir yang telah disusun bersama berbagai instansi.

Menurutnya, melalui simulasi ini berbagai kekurangan dan celah dalam prosedur kebencanaan dapat teridentifikasi untuk kemudian diperbaiki.

“Dari kegiatan ini nantinya akan diketahui kelemahan dalam pelaksanaan prosedur penanganan bencana, sehingga dapat segera dilakukan penyempurnaan demi respons yang lebih cepat dan tepat,” jelasnya.

Gelaran gladi TTX dan CPX 2025 ini menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bintan dalam memperkuat kesiapsiagaan kebencanaan, melindungi masyarakat, serta meminimalkan risiko dan dampak bencana di wilayahnya.

(Ludin/ls)