DAERAH

Polres Kotawaringin Timur bantu salurkan beras SPHP stabilkan harga

202
×

Polres Kotawaringin Timur bantu salurkan beras SPHP stabilkan harga

Sebarkan artikel ini

 

Kotawaringim Timur, Kalteng, 14/8  – Kepolisian Resor Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, membantu Bulog dalam upaya menekan harga beras yang saat ini naik dengan menyalurkan beras murah.

“Ini juga menjadi atensi kita karena untuk menekan inflasi, kita harus operasi pasar langsung turun,” kata Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Resky Maulana Zulkarnain di Sampit, Kamis.

Terkait komoditas, Resky menyebut saat ini terjadi fenomena aneh atau anomali. Stok beras menumpuk di gudang-gudang, bahkan Bulog sampai harus menambah gudang, tetapi harga beras di pasaran malah naik.

Seharusnya, harga justru stabil bahkan murah karena beras melimpah. Fenomena ganjil inilah yang perlu menjadi perhatian bersama.

“HET (harga eceran tertinggi) Rp13.100 tapi di pasaran Rp14.000 per kilogram. Harga ambil di Bulog Rp11.100 tapi dijual bisa Rp14.000 sampai Rp15.000 per kilogram,” timpalnya.

Masalah inilah yang turut menjadi perhatian Polri sehingga berdiskusi dengan pihak terkait tentang bagaimana cara menekan tingginya harga.

Untuk itulah kini Polres Kotawaringin Timur bersama jajaran gencar membantu Bulog memasarkan beras murah melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang saat ini pelaksanaannya sudah menjangkau ke kelurahan.

Beras SPHP hanya dijual dengan harga Rp60.000 per karung 5 kilogram atau cuma Rp12.000 per kilogram. Harga ini jauh di bawah harga eceran tertinggi (HET) beras medium yakni Rp65.500 untuk sak 5 kilogram.

Menurut Resky, Bulog Cabang Kotawaringin Timur memiliki cadangan beras beras medium sebanyak 2.700 ton yang siap dipasarkan untuk Kotawaringin Timur dan Seruyan.

Polres Kotawaringin Timur bersama jajaran turun tangan ikut membantu memaparkan beras tersebut.

Selain untuk membantu masyarakat mendapatkan beras kualitas bagus dengan harga terjangkau, langkah ini diharapkan juga bisa mengintervensi pasaran beras sehingga harga berlangsung turun dan stabil sehingga tidak lagi membebani masyarakat.

Sementara itu Bulog Kantor Cabang Kotawaringin Timur menyampaikan target penjualan pihaknya dari pusat untuk beras SPHP adalah sebanyak 681 ton sampai akhir tahun 2025.

(rudy)