Lombok Tengah, 24/12 (MSB) – Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, menyiapkan lima posko pengamanan dan pelayanan pada liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
“Kami menyiapkan 5 posko dalam operasi lilin Rinjani dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru),” kata Kapolres Lombok Tengah AKBP Iwan Hidayat di Lombok Tengah, Selasa.
Disebutkan lokasi 5 posko yang disiapkan, di antaranya tiga posko pengamanan di depan Bundaran Bypass Bandara Lombok, depan Sirkuit Mandalika, dan di Kota Praya Lombok Tengah.
Selain itu, satu posko pelayanan di Kecamatan Kopang dan posko terpadu di terminal Bandara Lombok.
Personel Polres Lombok Tengah yang dilibatkan, kata dia, ratusan orang, dibantu aparat TNI dan satpol PP serta dinas perhubungan setempat.
Sebelumnya, pihaknya telah melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan Nataru.
Kegiatan itu, lanjut dia, merupakan bentuk komitmen tugas untuk mengecek kesiapan personel beserta sarana dan prasarana dalam rangka pengamanan perayaan Nataru.
“Kita berharap seluruhnya dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” kata AKBP Iwan.
Ia mengatakan bahwa perayaan Nataru merupakan salah satu agenda nasional yang rutin setiap tahun, yang menjadi momen penting bagi masyarakat untuk beribadah, bersukacita, berlibur, dan berkumpul bersama keluarga sehingga akan berdampak pada peningkatan mobilitas serta aktivitas masyarakat secara masif di berbagai daerah.
Demi menjamin keamanan, Polri bersama TNI dan pemangku kepentingan menggelar kegiatan tersebut selama 13 hari ke depan mulai 21 Desember 2024 sampai dengan 02 Januari 2025.
Dalam operasi ini, secara nasional melibatkan 141.605 personel gabungan yang terdiri atas 75.447 anggota Polri, 13.826 anggota TNI, dan 52.332 orang dari pemangku kepentingan lainnya.
Selain itu, terdapat tambahan 67.030 personel TNI untuk perbantuan sehingga total sebanyak 80.856 anggota TNI yang bersiaga.
Posko yang telah dibangun oleh Polri berjumlah 2.794 unit terdiri atas 1.852 pos pengamanan, 735 pos pelayanan, dan 207 pos terpadu yang tersebar di seluruh wilayah guna menjamin keamanan di 61.452 objek pengamanan seperti gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, tempat wisata, dan lokasi perayaan tahun baru.
Puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada tanggal 21 dan 28 Desember 2024. Adapun puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada tanggal 29 Desember 2024 dan 1 Januari 2025. (alex)







