Madiun, 20/8 – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Madiun, Jawa Timur intensif mencegah terjadinya pelanggaran disiplin di kalangan anggota dengan melakukan penegakan ketertiban dan kedisiplinan (Gaktibplin) berupa pemeriksaan senjata api (senpi) dinas serta tes urine.
“Kegiatan Gaktibplin digelar untuk memastikan kelayakan penggunaan senpi dan mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan internal anggota kepolisian setempat,” ujar Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara di Madiun, Rabu.
Menurutnya pemeriksaan tersebut merupakan langkah preventif untuk menjaga profesionalitas dan integritas anggota Polri.
Dalam kegiatan tersebut, ada sebanyak 32 anggota yang memegang senpi dinas diwajibkan menunjukkan kelengkapan administrasi dan kondisi fisik senjata. Adapun, pemeriksaan dilakukan mencakup nomor rangka hingga jumlah peluru untuk memastikan senjata dalam kondisi siap pakai sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Selain itu, juga dilakukan tes urine secara menyeluruh guna mendeteksi potensi penyalahgunaan narkoba.
“Pemeriksaan senjata api dan tes urine ini adalah bentuk pengawasan internal. Kami ingin memastikan seluruh personel Polres Madiun bebas dari penyalahgunaan narkoba dan senjata dinas digunakan sesuai prosedur. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” katanya.
Kapolres menambahkan, kegiatan Gaktibplin akan rutin dilaksanakan secara berkala. Sesuai data, semua anggota yang mengikuti tes urine, diketahui hasilnya adalah negatif.
“Kami ingin menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi penyalahgunaan narkoba maupun pelanggaran disiplin di lingkungan Polres Madiun. Disiplin anggota adalah cermin wibawa institusi,” katanya.
(joko)







