DAERAH

Polres Pohuwato selidiki kematian penambang di lokasi PETI

217
×

Polres Pohuwato selidiki kematian penambang di lokasi PETI

Sebarkan artikel ini

 

Gorontalo, 07/7 (MSB) – Kepolisian Resor (Polres) Pohuwato, Provinsi Gorontalo menyelidiki kematian salah seorang penambang yang tertimpa batu di lokasi Pertambangan Tanpa Izin (PETI) Potabo di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato.

Kapolres Pohuwato Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) H. Busroni di Gorontalo, Minggu mengatakan pihaknya sementara melakukan penyelidikan mendalam atas kasus ini.

Kejadian ini kembali menegaskan bahaya serius dari aktivitas pertambangan ilegal di wilayah tersebut.

Selain menimbulkan kerusakan lingkungan, kata Busroni, PETI juga mengancam keselamatan jiwa para penambang tradisional yang bekerja tanpa perlindungan memadai.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam aktivitas pertambangan ilegal dan selalu mengutamakan keselamatan dalam bekerja.

“Kami minta masyarakat tidak mengambil risiko di tambang ilegal. Sudah banyak korban jiwa. Kami akan terus menindaklanjuti aktivitas PETI yang membahayakan keselamatan warga,” katanya.

Pihak keluarga korban menerima peristiwa ini sebagai musibah, namun aparat penegak hukum memastikan bahwa proses penyelidikan dan penegakan hukum tetap akan dilanjutkan demi mencegah kejadian serupa terulang.

Insiden tragis ini langsung mendapat perhatian dari Polres Pohuwato. Korban diketahui bernama Nani Atune alias Ka Nani (53), warga Dusun Hele, Desa Hulawa.

Berdasarkan keterangan saksi mata Teti Pakute alias Ka Teti (44), korban sedang buang air besar di sekitar area tambang saat sebuah batu besar jatuh dari atas tebing, yang diduga akibat aktivitas alat berat ekskavator yang sedang beroperasi di lokasi tersebut.

“Saat itu Ka Nani berada di depan talang, tidak menyadari ada ekskavator yang bekerja di atasnya. Batu besar jatuh dan mengenai kepala korban. Ia meninggal dunia di tempat,” kata saksi mata dalam keterangannya kepada pihak Polres Pohuwato.

Jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Desa Hulawa.

Dari penyelidikan awal, diketahui bahwa lokasi kejadian merupakan area PETI. Ironisnya, insiden ini bukan yang pertama terjadi di lokasi tambang milik warga bernama Zainudin.

Sebelumnya, juga pernah terjadi kecelakaan serupa akibat runtuhan material batu. Oleh karena itu, Polres Pohuwato mendalami insiden di area PETI ini.

wan