Jakarta Pusat, 28/09 (MSB) – Kepolisian Resor (Polres) Metropolitan Jakarta Pusat menerjunkan sebanyak 1.755 personel gabungan untuk melayani dan mengamankan aksi unjuk rasa di sekitar Gedung MNC Tower, Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2026).
Sebelum penempatan personel, jajaran kepolisian menggelar apel pengecekan ploting dan Tactical Wall Game (TWG) di Halaman MNC Tower pada pukul 07.30 WIB.
Kapolres Metropolitan Jakarta Pusat Kombes Pol Dr. Reynold E. P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., menyampaikan bahwa pengerahan ribuan personel ini merupakan langkah antisipasi guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama aksi berlangsung.
“Untuk pengamanan aksi unjuk rasa di kawasan MNC Tower, kami menyiagakan total 1.755 personel gabungan yang terdiri dari BKO Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Pusat, unsur TNI, serta instansi terkait seperti Dishub,” ujar Reynold saat dikonfirmasi, Senin.
Reynold mengimbau seluruh personel yang bertugas di lapangan agar senantiasa mengedepankan tindakan humanis dalam mengawal aspirasi masyarakat.
“Rekan-rekan yang terploting di MNC Tower tetap stand by sesuai dengan pembagian arahan dan standar operasional prosedur yang ada. Kami mengedepankan pelayanan yang humanis,” ujar Reynold.
Pelaksanaan apel dan TWG di lokasi turut dihadiri oleh Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel bersama jajaran perwira pengendali lainnya.
Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel menjelaskan bahwa pengamanan difokuskan pada sejumlah titik krusial di sepanjang Jalan Kebon Sirih serta akses keluar-masuk gedung di sekitar lokasi.
“Ada beberapa titik pintu keluar gedung yang menjadi perhatian khusus kami. Pasukan juga kami tempatkan di area sekitar Bank Danamon serta persimpangan strategis untuk mengantisipasi pergerakan massa,” ujar Braiel.
Braiel menambahkan, tim negosiator juga disiapkan untuk melakukan pendekatan persuasif kepada para peserta aksi di lapangan.
“Untuk tim negosiator, kami telah menyiapkan makanan ringan (snack) yang akan dibagikan kepada massa aksi sebagai bentuk pelayanan humanis dari kepolisian di lapangan,” ujar Braiel.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)







