Jakarta Pusat, 6/10 (MSB) – TNI dan Polri mengedepankan pendekatan humanis dalam pelaksanaan pengamanan kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat di kawasan Gedung DPR RI, Kelurahan Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2026).
Kesiapan pengamanan pelayanan diawali dengan pelaksanaan apel pelayanan aksi unjuk rasa yang berlangsung pada pukul 09.00 WIB di Pintu Keluar Mobil Gedung DPR RI. Apel tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan serta menjaga keamanan selama kegiatan penyampaian pendapat berlangsung.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 350 personel disiapkan untuk melaksanakan pengamanan. Kekuatan tersebut terdiri dari unsur TNI sebanyak 200 personel, Kor Brimob sebanyak 50 personel, serta Dit Polairud sebanyak 100 personel.
Apel pengamanan dipimpin oleh Iptu Hartoyo selaku Payan. Dalam arahannya, personel diberikan penekanan mengenai cara bertindak dalam menghadapi kegiatan unjuk rasa dengan tetap berpedoman pada standar operasional prosedur (SOP) serta ketentuan yang berlaku.
Personel juga diarahkan untuk mengedepankan sikap profesional, persuasif, dan humanis dalam melaksanakan tugas. Kehadiran TNI-Polri di lapangan merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat sekaligus memastikan kegiatan penyampaian aspirasi dapat berlangsung secara aman, tertib, dan kondusif.
Dalam pelaksanaan pengamanan, personel diberikan penekanan untuk tidak membawa senjata api maupun senjata tajam. Setiap anggota diminta menjalankan tugas secara terukur serta menghindari tindakan yang dapat memicu ketegangan di lapangan.
Pendekatan komunikasi juga menjadi salah satu langkah yang diutamakan. Personel diharapkan dapat membangun komunikasi yang baik dengan peserta aksi maupun koordinator lapangan sehingga setiap persoalan yang muncul dapat diselesaikan secara persuasif dan mengedepankan kepentingan bersama.
Usai pelaksanaan apel, seluruh personel pengamanan menempati posisi yang telah ditentukan pada objek pengamanan masing-masing sambil menunggu perintah lebih lanjut. Penempatan personel dilakukan sebagai bagian dari kesiapsiagaan dalam mengantisipasi perkembangan situasi di lapangan.
Sinergi antara TNI dan Polri dalam kegiatan pengamanan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Koordinasi dan komunikasi antarunsur pengamanan terus dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung secara tertib dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.
TNI-Polri juga mengedepankan prinsip proporsionalitas dalam pelaksanaan tugas dengan tetap memperhatikan situasi dan kondisi di lapangan. Setiap tindakan personel diarahkan untuk mengutamakan pencegahan, komunikasi, serta penyelesaian secara persuasif.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa kehadiran aparat di lokasi bukan dimaksudkan untuk menghalangi masyarakat dalam menyampaikan pendapat. Sebaliknya, pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan agar hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dapat berjalan dengan tetap memperhatikan keamanan, ketertiban, dan kepentingan masyarakat lainnya.
“Kami hadir untuk memberikan pelayanan dan memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman dan tertib. Kami mengedepankan pendekatan humanis serta komunikasi dalam pelaksanaan pengamanan,” ujar Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung.
Sementara itu, Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo menyampaikan bahwa kesiapan personel dan sinergi seluruh unsur pengamanan diharapkan dapat mendukung terciptanya situasi yang aman, lancar, tertib, dan kondusif selama kegiatan penyampaian aspirasi berlangsung.
“Kami mengimbau kepada seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara damai, tertib, dan bertanggung jawab. Mari bersama-sama menjaga keamanan serta menghormati masyarakat lainnya yang beraktivitas di sekitar lokasi,” ujar AKBP Dhimas Prasetyo.
TNI-Polri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban. Penyampaian aspirasi yang dilakukan secara damai dan tertib diharapkan dapat menciptakan suasana yang sejuk sekaligus menjaga kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan Gedung DPR RI.
Masyarakat yang berada di sekitar lokasi juga diimbau untuk tetap tenang serta mengikuti arahan petugas apabila terdapat pengaturan di lapangan selama kegiatan berlangsung.
Dengan kesiapan personel, komunikasi yang baik, serta sinergi seluruh unsur pengamanan, TNI-Polri berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah Jakarta Pusat.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)







