DAERAH

Wagub Kalsel apresiasi polda kawal pilkada hingga berantas narkoba

234
×

Wagub Kalsel apresiasi polda kawal pilkada hingga berantas narkoba

Sebarkan artikel ini

 

Banjarmasin, 30/6 (MSB) – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan (Wagub Kalsel) Hasnuryadi Sulaiman mengapresiasi kinerja Polri saat mengawal pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2024 hingga aksi memberantas narkoba dan kejahatan siber.

Hasnuryadi menyampaikan hal itu saat Doa Bersama Lintas Agama pada peringatan HUT ke-79 Bhayangkara di Banjarbaru, Kalsel, Senin.

“Kita mendoakan semoga Polri terus memberikan yang terbaik untuk kehidupan masyarakat Indonesia,” kata Hasnuryadi.

Hasnuryadi mengungkapkan Polda Kalsel dan jajaran polres hingga polsek mampu mengamankan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 tanpa ada gangguan berarti.

Hasnuryadi menegaskan eksistensi Polri sangat penting untuk menjaga suasana yang tertib, aman, dan damai di tengah masyarakat Kalsel.

Sementara itu, Kapolda Kalsel Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan kegiatan doa bersama lintas agama digelar serentak di seluruh jajaran kepolisian se-Indonesia.

“Ini adalah bentuk rasa syukur atas pengabdian Polri kepada bangsa dan negara,” ujar Yudha.

Ia menekankan tema Hari Bhayangkara 2025, yakni “Polri untuk Masyarakat” sebagai refleksi komitmen institusi Polri untuk melayani dengan hati dan melindungi dengan ketegasan terhadap masyarakat.

“Untuk itu sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat. Tanpa dukungan semua pihak, tidak mudah bagi kami menjalankan tugas pelayanan dan penegakan hukum,” ungkap Yudha.

Yudha menjelaskan doa lintas agama yang diadakan menjadi cermin kebhinnekaan spiritual Indonesia, menyatukan harapan dan ketulusan hati dalam satu tujuan yang menjadi simbol persatuan untuk mendukung keamanan dan ketertiban di tanah air.

“Kami di Polri menyadari bahwa perjalanan ini masih jauh dari sempurna, namun setiap kritik adalah energi untuk memperbaiki diri,” ucap Yudha.

Bersamaan dengan HUT Bhayangkara, Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel menyita 40.408,51 gram atau lebih kurang 40,4 kilogram sabu-sabu dan 13.066 butir pil ekstasi selama Operasi Antik (Anti Narkotika) Intan 2025.

“Ada juga 126,79 gram serbuk ekstasi, 126,04 gram ganja, 250 psikotropika dan 386 Carnophen disita selama 14 hari operasi sejak 17 sampai 30 Juni 2025,” ungkap Yudha.

Diakui Yudha, dari segi jumlah barang bukti yang disita menjadi yang terbesar sepanjang Operasi Antik pernah digelar Polda Kalsel.

Bahkan seluruh target operasi (TO) sebanyak 66 kasus berhasil diungkap alias 100 persen beserta 119 kasus lainnya non-TO dengan total terdapat 212 tersangka diringkus terdiri dari 197 pria dan 15 perempuan.

(yudi)