NASIONAL

Satgas Bea Cukai Batam gagalkan 37 upaya penyelundupan narkoba

409
×

Satgas Bea Cukai Batam gagalkan 37 upaya penyelundupan narkoba

Sebarkan artikel ini

 

Batam, 11/8  – Satuan tugas (Satgas) Pemberantasan Penyelundupan Bea Cukai Batam, Kepulauan Riau menggagalkan 37 upaya penyelundupan narkoba di wilayah tersebut, selama periode 14 Juli sampai 5 Agustus 2025.

Kepala Bea Cukai Batam Zaky Firmansyah dalam keterangannya dikonfirmasi di Batam, Senin, sejak Satgas Pemberantasan Penyelundupan dibentuk 14 Juli menunjukkan capaian kinerja yang signifikan dalam mencegah berbagai bentuk penyelundupan.

“Satgas berhasil menggagalkan 37 upaya penyelundupan narkoba dengan barang bukti 403 gram metahphetamine, 19 butir ekstasi, 10 butir alprazolam dan 8 butir tramadol,” kata Zaky.

Dia menyebut, berbagai modus dilakukan oleh para pelaku penyelundupan narkoba diungkap oleh Satgas Bea Cukai Batam.

Modus-modus tersebut di antaranya, penyamaran dalam barang kiriman, hingga upaya penyelundupan langsung melalui pelabuhan.

Selain narkoba, Satgas Bea Cukai juga melaksanakan pengawasan cukai, hasil operasi pasar berbasis geotagging yang menjangkau seluruh kecamatan di Kota Batam menghasilkan capaian signifikan.

Sebanyak 4,97 juta batang rokok ilegal dan 374,8 liter minuman mengandung etil alkohol (MMEA) tanpa pita cukai berhasil diamankan.

“Penindakan ini menyelamatkan potensi kerugian negara senilai Rp3,75 miliar, sekaligus menekan peredaran barang kena cukai ilegal di tingkat ritel,” ujarnya.

Sementara itu, lanjut Zaky, dalam upaya optimalisasi penerimaan di bidang kepabeanan dan cukai. Bea Cukai Batam juga melaksanakan extra effort melalui penetapan 206 dokumen SPTNP dengan total tagihan sebesar Rp2,8 miliar.

Capaian ini, kata dia, menunjukkan peningkatan signifikan, yakni 104 persen dibandingkan rata-rata bulanan sebelumnya, sekaligus mencerminkan ketelitian dan ketegasan petugas dalam memastikan setiap nilai barang impor ditetapkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Zaky menambahkan, capaian ini menegaskan Bea Cukai tidak hanya bertindak sebagai penjaga pintu gerbang negara, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam melindungi perekonomian dan keamanan masyarakat.

“Keberhasilan ini hasil kerja terpadu lintas bidang, kolaborasi erat dengan instansi penegak hukum lain, serta dukungan aktif masyarakat,” kata Zaky.

(wan)