swarabhayangkara.com, Jakarta – Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) menegaskan bahwa organisasi tetap solid di tengah isu perpecahan yang sempat beredar. Penegasan tersebut disampaikan dalam acara buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 PARFI di Gedung KNPI PPHUI, Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana Ramadan itu dihadiri sejumlah pengurus dan anggota PARFI dari berbagai latar belakang profesi di industri perfilman. Panitia menyebut kehadiran lintas anggota menjadi simbol kuatnya kebersamaan di tubuh organisasi profesi insan film tersebut.
Ketua Umum PARFI periode 2025–2030, Ki Kusumo, menegaskan kabar mengenai perpecahan internal tidak mencerminkan kondisi sebenarnya. Ia menyebut dinamika yang terjadi di dalam organisasi hanya sebatas perbedaan pandangan yang wajar dalam kehidupan organisasi.
“Tidak ada masalah serius. Yang terjadi hanya perbedaan pendapat saja, dan itu hal yang wajar dalam sebuah organisasi atau komunitas,” ujar Ki Kusumo.
Menurutnya, acara buka puasa bersama sengaja digelar sebagai forum silaturahmi untuk mempererat hubungan antaranggota dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan. Meski demikian, ia menegaskan kehadiran anggota tidak bersifat wajib karena masing-masing memiliki kesibukan yang berbeda.
“Harapannya tentu semua bisa berkumpul dan berbuka puasa bersama. Tapi kami memahami setiap orang memiliki aktivitas dan kesibukan masing-masing,” katanya.
Selain menjadi ajang silaturahmi, PARFI juga memanfaatkan momentum Ramadan untuk menjalankan program sosial berupa pembagian paket sembako kepada masyarakat. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
PARFI juga telah menyiapkan sejumlah program strategis di bidang perfilman, termasuk rencana produksi film dan sinetron yang bekerja sama dengan beberapa rumah produksi. Namun, sebagian kegiatan tersebut untuk sementara dihentikan selama bulan Ramadan.
“Program-program itu sebenarnya sudah berjalan. Untuk sementara ditunda karena bulan puasa. Setelah Lebaran nanti kegiatan kembali dilanjutkan,” jelas Ki Kusumo.
Melalui momentum perayaan HUT ke-70 dan Ramadan, PARFI berharap soliditas antaranggota semakin kuat sekaligus memastikan berbagai program kerja dapat kembali berjalan optimal setelah Hari Raya Idulfitri.







