NASIONAL

Tambang Emas Ilegal di Desa Siaga Tinombo Selatan Parigi Moutong Makin Berani, Gunakan Alat Berat Tidak Jauh dari  Pos Polisi

44
×

Tambang Emas Ilegal di Desa Siaga Tinombo Selatan Parigi Moutong Makin Berani, Gunakan Alat Berat Tidak Jauh dari  Pos Polisi

Sebarkan artikel ini

 

Parimo, Sulawesi Tengah, 27/04 — Aktivitas tambang emas ilegal di wilayah Desa Siaga, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, kian mengkhawatirkan.

Ironisnya, kegiatan tersebut dilaporkan berlangsung tepat di belakang pos polisi subsektor Tinombo Selatan, seolah tanpa tersentuh penegakan hukum.

Pantauan warga, dalam beberapa pekan terakhir, aktivitas tambang ilegal tidak lagi dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Para pelaku kini diduga milik pengusaha Rusli telah menggunakan alat berat untuk mempercepat eksploitasi, yang berpotensi memperparah kerusakan lingkungan di kawasan tersebut.

“Mereka sudah pakai alat berat sekarang. Suaranya terdengar jelas setiap hari.

Kami khawatir, tapi juga bingung harus mengadu ke mana,” ungkap salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Kondisi ini memicu keresahan di tengah masyarakat. Selain merusak lingkungan, aktivitas tambang emas ilegal juga dikhawatirkan mencemari sumber air dan memicu konflik sosial.

Warga menilai, keberadaan tambang yang begitu dekat dengan fasilitas aparat penegak hukum menimbulkan tanda tanya besar terkait pengawasan dan penindakan.

Sejumlah tokoh masyarakat mendesak pemerintah daerah dan aparat kepolisian untuk segera turun tangan menghentikan aktivitas tersebut.

Mereka menegaskan bahwa pembiaran hanya akan memperburuk situasi dan merusak kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait aktivitas tambang ilegal yang dilaporkan semakin masif tersebut.

Masyarakat berharap tindakan tegas segera diambil sebelum kerusakan lingkungan semakin meluas dan dampak sosial semakin sulit dikendalikan.
(Tim)