NASIONAL

Lapas Perempuan Palu perketat pengamanan melalui razia dan tes urine

19
×

Lapas Perempuan Palu perketat pengamanan melalui razia dan tes urine

Sebarkan artikel ini

 

Sigi, 08/5  – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Palu memperketat pengamanan dengan melakukan penggeledahan seluruh blok hunian serta pengecekan urine warga binaan di lingkungan tersebut.

Kepala Lapas Perempuan Palu Yoesiana mengatakan pentingnya keterlibatan seluruh aparat penegak hukum dalam membantu jajaran pemasyarakatan memerangi dan bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan penipuan (Halinar) di lingkungan lapas.

“Tentunya kami berkomitmen untuk tetap mengawal dan menjaga Lapas Perempuan Palu ini agar bebas dan bersih dari narkoba serta dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” kata Yoesiana saat ditemui awak media di Dolo, Jumat.

Ia mengemukakan penggeledahan blok hunian warga binaan tersebut dilakukan bersama TNI, Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulteng sebagai bentuk antisipasi terhadap benda-benda yang bisa disalahgunakan untuk melukai petugas maupun sesama warga binaan, seperti pisau, besi lancip, atau kaca.

“Seluruh petugas lapas juga siap diperiksa apabila terdapat yang melanggar atau membantu warga binaan di luar aturan yang berlaku dan tidak akan menutup diri apabila ada oknum petugas lapas yang mencoba melakukan tindakan di luar hukum,” ucapnya.

Menurut dia, pemeriksaan dan pengecekan urine warga binaan menjadi kegiatan rutin dilaksanakan dengan tetap berkoordinasi dengan kantor wilayah, pemerintah daerah dan aparat penegak hukum setempat.

“Kami tidak akan mentolerir dan akan menindak secara tegas petugas lapas yang bekerja tidak sesuai aturan,” sebutnya.

Ia menuturkan selama periode Januari hingga April 2026 tidak menemukan hal-hal berbahaya seperti narkoba dan senjata tajam lainnya dalam blok hunian di Lapas Perempuan Palu.

“Selama ini kami melakukan penggeledahan hanya menemukan barang-barang seperti sendok, garpu, besi, gunting, dan senjata tajam lainnya yang dikhawatirkan dapat membuat permasalahan dalam lapas perempuan, Kalau untuk narkoba, handphone dan lainnya tidak ada ditemukan di dalam lapas ini,” kata dia.

Diketahui saat ini total warga binaan di Lapas Perempuan Kelas III Palu sebanyak 229 orang.

Hasil tes urine petugas lapas dan warga binaan dinyatakan bebas dari narkoba.

(Hangky)