NASIONAL

Tingkatkan Transparansi Anggaran, Kodam II/Sriwijaya Gembleng 100 Personel Satker Jajaran

13
×

Tingkatkan Transparansi Anggaran, Kodam II/Sriwijaya Gembleng 100 Personel Satker Jajaran

Sebarkan artikel ini

Palembang, 18/06 (MSB) –  Asisten Perencanaan Pangdam II/Sriwijaya Kolonel Inf Mustamin resmi membuka Pelatihan Tugas dan Fungsi Satuan Kerja (Satker) Jajaran Kodam II/Swj Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Ballroom Kantor Cabang Bank BRI Palembang Lantai IV, Jalan Kapten A. Rivai, Rabu (17/06/2026).

Forum peningkatan kapasitas yang direncanakan berlangsung selama tiga hari ke depan ini ditujukan untuk memantapkan pemahaman regulasi, akuntabilitas, serta efisiensi tata kelola administrasi di lingkungan TNI Angkatan Darat. Dalam sambutan pembukaannya, Asrendam II/Swj menekankan pentingnya penguasaan tugas pokok fungsi anggaran agar setiap program kerja dapat terlaksana dengan tepat sasaran, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum maupun administratif.

​Pelatihan strategis ini diikuti oleh 100 personel yang merupakan motor penggerak administrasi dari berbagai satuan jajaran Kodam II/Swj, yang masing-masing mengirimkan perwakilan unsur Kasi, Perwira Keuangan (Paku), Pejabat Perencanaan (Ren), pembuat pertanggungjawaban keuangan (wabku), Pejabat Koperasi, Badan Pengelola (BP), serta Pejabat Pengadaan. Kehadiran tim pusat yang dipimpin oleh Kolonel Cku Arif Efendi (Pamen Ahli Bid. Ekonomi dan Infoku Ditkuad) selaku Ketua Tim, bersama Letkol Cku Rio Fitriyanto dan Letkol Czi Ibnu Muntaha, menegaskan komitmen komando atas dalam mengawal standardisasi mutu operasional satuan kerja di tingkat daerah.

​Selama jalannya pembukaan dan sesi awal diklat, para peserta menerima pembekalan materi intensif secara beruntun guna menyelaraskan persepsi teknis di lapangan. Rangkaian materi penting tersebut dipaparkan langsung oleh para pakar di bidangnya.

Melalui pelatihan intensif ini, jajaran Kodam II/Sriwijaya diharapkan mampu meminimalisasi potensi kekeliruan administrasi serta siap mewujudkan tata kelola keuangan negara yang bersih dan akuntabel.(Amru)