NASIONAL

PT CTP Tollways Hadiri Rapat Konsiladisi Anggota Ati

24
×

PT CTP Tollways Hadiri Rapat Konsiladisi Anggota Ati

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, 15/07 (MSB) – PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways (PT CTP Tollways) menghadiri Rapat Konsolidasi Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) yang diselenggarakan di Jakarta pada Rabu (15/7). Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi para Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dalam membahas berbagai isu kebijakan dan pengembangan sektor jalan tol nasional.

Rapat konsolidasi tersebut membahas sejumlah agenda penting, antara lain finalisasi Rancangan Peraturan Menteri (Rapermen) terkait Standar Pelayanan Minimal (SPM), integrasi jalan tol, pemanfaatan ruang milik jalan tol (RUMIJA), serta tempat istirahat dan pelayanan (TIP). Selain itu, turut dibahas perkembangan implementasi sistem Multi Lane Free Flow (MLFF), kebijakan diskon tarif tol, serta kajian selisih pendapatan transaksi jalan tol.

Dalam forum tersebut juga dipaparkan hasil Post Investment Review tahun 2025 yang menunjukkan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kondisi investasi jalan tol sebagai dasar perumusan kebijakan ke depan. Hasil kajian tersebut menegaskan bahwa industri jalan tol menghadapi tantangan signifikan, baik dan sisi peningkatan biaya konstruksi maupun tekanan finansial pada sebagian BUJT.

Sebagai bagian dari anggota ATI, PT CTP Tollways berkomitmen untuk terus berkontribusi aktif dalam memberikan masukan konstruktif terhadap penyusunan kebijakan yang mendukung keberlanjutan investasi jalan tol sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada pengguna jalan.

Direktur Utama PT CTP Tollways, Derry Febrian Putra menyampaikan bahwa forum konsolidasi ini menjadi wadah penting untuk menyelaraskan perspektif antara pelaku usaha dan regulator dalam menghadapi dinamika industri.

*Partisipasi PT CTP Tollways dalam Rapat Konsolidasi ATI merupakan bentuk kamitmen perusahaan. dalam mendukung terciptanya kebijakan yang seimbang antara peningkatan pelayanan publik dan keberlanjutan investasi jalan tol. Kami memandang bahwa sinergi antara BUJT, regulator, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci dalam menjaga iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan,” ujar beliau.

Selain itu, pembahasan terkait implementasi sistem MLFF juga menjadi perhatian utama, khususnya dalam memastikan kesiapan teknologi, keberlanjutan model bisnis BUJT, serta perlunya sosialisasi yang komprehensif kepada masyarakat agar transisi sistem dapat berjalan optimal.

PT CTP Tollways akan terus mendukung berbagai inisiatif strategis yang dihasilkan dari forum ATI, termasuk penguatan Standar Pelayanan Minimal, pengembangan sistem transaksi tol berbasis teknologi, serta optimalisasi pengelolaan jalan tol yang berorientasi pada keselamatan, kenyamanan, dan keberlanjutan.

Melalui partisipasi aktif dalam forum ini, PT CTP Tollways berharap dapat terus berperan dalam mendorong pengembangan industri jalan tol nasional yang adaptif, kompetitif, dan mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia.