DAERAH

Bhabinkamtibmas dan Petani Bersinergi Awasi Perkembangan Jagung di Pekaitan

18
×

Bhabinkamtibmas dan Petani Bersinergi Awasi Perkembangan Jagung di Pekaitan

Sebarkan artikel ini

ROKAN HILIR (MSB)27/8/26 – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui sinergi antara Polri dan masyarakat. Salah satunya terlihat dari kegiatan pemantauan perkembangan tanaman jagung yang dilakukan di Kepenghuluan Suak Air Hitam SK 13, Kecamatan Pekaitan, Kabupaten Rokan Hilir, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 14.08 WIB tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Kepenghuluan Suak Air Hitam SK 13, Aiptu Azmir, bersama Ketua Kelompok Tani Sunardi dan anggota kelompok tani setempat. Mereka melakukan pengecekan langsung ke lahan pertanian seluas kurang lebih dua hektare yang ditanami jagung dalam rangka Program Ketahanan Pangan Tahun 2026.

Pemantauan dilakukan untuk melihat kondisi dan perkembangan tanaman, mulai dari pertumbuhan batang, kesehatan daun, hingga kondisi lahan. Langkah ini bertujuan memastikan tanaman tumbuh dengan baik serta mengantisipasi berbagai faktor yang dapat memengaruhi produktivitas hasil panen.

Kapolsek Bangko mengatakan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam mendampingi para petani merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program strategis pemerintah dalam mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan nasional.

Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi mitra yang mendukung berbagai program pembangunan, termasuk sektor pertanian yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

Dari hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik. Kondisi tanaman terlihat sehat dengan pertumbuhan yang merata serta belum ditemukan adanya serangan hama maupun penyakit yang berpotensi mengganggu perkembangan tanaman.

Selain itu, lahan pertanian juga tampak terawat berkat kerja sama dan kedisiplinan kelompok tani dalam melakukan pemeliharaan rutin, seperti pembersihan gulma, perawatan area tanam, dan pengawasan berkala terhadap kondisi tanaman.

Perkembangan positif tersebut menjadi gambaran bahwa program ketahanan pangan yang dijalankan di wilayah Pekaitan berjalan sesuai harapan. Dengan pendampingan yang berkelanjutan serta semangat para petani dalam mengelola lahan, diharapkan hasil panen yang optimal dapat tercapai dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sinergi yang terjalin antara Polri dan kelompok tani diharapkan terus berlanjut guna meningkatkan produktivitas pertanian, menjaga ketersediaan pangan, serta memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.***

Erick