Jakarta Pusat, 20/09 (MSB) – Polsek Johar Baru, Polres Metro Jakarta Pusat, menggelar Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) melalui razia stasioner dan patroli kewilayahan pada Minggu (20/9/2026) dini hari. Kegiatan dimulai pukul 01.30 WIB dengan sasaran begal, narkoba, senjata tajam (sajam), serta berbagai bentuk kejahatan jalanan.
Operasi dipimpin Kanit Reskrim Polsek Johar Baru Iptu Boy F. Malau, didampingi Aiptu Sukirno selaku Padal dan Iptu Agung Prasojo. Sebanyak 20 personel gabungan, terdiri dari 10 anggota Polsek Johar Baru, 9 Pokdarkamtibmas, dan 1 anggota FKDM, dilibatkan dalam kegiatan tersebut.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, kehadiran personel di lapangan merupakan langkah preventif untuk menciptakan rasa aman sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan.
“Patroli dan pemeriksaan dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap potensi kejahatan, khususnya 3C serta peredaran narkoba dan kepemilikan senjata tajam,” ujar Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung.
Kapolsek Johar Baru Kompol Zakaria Said Al Jaidi menambahkan, razia stasioner dilaksanakan di Jalan Kramat Pulo Gundul, Kelurahan Tanah Tinggi, mulai pukul 02.00 hingga 02.30 WIB, kemudian dilanjutkan patroli menyusuri sejumlah ruas jalan di wilayah hukum Polsek Johar Baru.
“Personel melakukan pemantauan dan pemeriksaan secara selektif terhadap pengendara maupun kendaraan untuk mengantisipasi keberadaan benda terlarang serta mencegah gangguan kamtibmas,” kata Kompol Zakaria Said Al Jaidi.
Rute patroli meliputi Jalan Kramat Pulo Gundul, Pulo Gundul, Tanah Tinggi XII, Narada, Jalan T, Kramat Jaya Baru, Percetakan Negara II, Mardani Raya, Pangkalan Asem, Letjen Suprapto, Tanah Tinggi IV, Tanah Tinggi I hingga kembali ke Polsek Johar Baru.
Hingga pukul 02.50 WIB, kegiatan patroli kewilayahan dan Operasi Cipta Kondisi masih berlangsung sebagai bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)







