Kupang, 21/10 – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) memperkuat kesiapsiagaan personel dan kendaraan operasional untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di hari peringatan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Kepala Bidang Humas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra di Kupang, Selasa, mengatakan pagi tadi telah dilakukan apel Siaga Polda NTT yang dipimpin Wakapolda NTT Brigjen Pol. Faizal bersama Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) dan para pejabat utama Polda NTT di Kupang.
“Apel siaga ini merupakan bentuk kesiapan Polda NTT dalam mengantisipasi setiap perkembangan situasi kamtibmas. Kesiapan tersebut tidak hanya dilihat dari kekuatan dan kemampuan personel, tetapi juga harus didukung oleh sarana dan prasarana operasional yang memadai, termasuk kendaraan dinas yang siap digunakan kapan pun dibutuhkan,” katanya.
Dalam apel siaga itu Wakapolda bersama jajaran melakukan pengecekan kendaraan operasional untuk memastikan seluruh sarana pendukung kepolisian berfungsi dengan baik dan siap digunakan ketika dibutuhkan.
Menurutnya kesiapsiagaan personel harus didukung sarana dan prasarana yang memadai agar kepolisian dapat merespons perkembangan situasi secara cepat dan tepat.
Ia mengatakan kesiapan operasional dilakukan secara terencana dan berkelanjutan dengan memperhatikan kedisiplinan, kewaspadaan, koordinasi, serta profesionalisme personel dalam menjalankan tugas.
Selain apel siaga dan pemeriksaan kendaraan, kegiatan tersebut mencakup latihan Samapta dan pemeriksaan kekuatan personel untuk memastikan kesiapan setiap satuan dalam menghadapi kemungkinan gangguan keamanan.
Menurut Henry, latihan dan pemeriksaan itu juga bertujuan memperkuat koordinasi antarsatuan sehingga pengerahan personel dan penanganan situasi di lapangan dapat dilakukan sesuai prosedur.
Kapolda meminta seluruh personel menjaga kesiapan, meningkatkan kewaspadaan, serta memperkuat sinergi dalam pelaksanaan tugas, termasuk mengedepankan tindakan yang profesional dan proporsional sesuai ketentuan hukum.
“Seluruh personel agar tetap menjaga kesiapan, meningkatkan kewaspadaan, memperkuat sinergi dan koordinasi, serta mengedepankan tindakan yang profesional, proporsional, dan sesuai ketentuan,” ujarnya.
Di sisi lain, Polda NTT mengingatkan personel agar tetap mengutamakan pelayanan kepada masyarakat dengan pendekatan humanis dan persuasif dalam menjaga situasi kamtibmas.
Melalui kesiapan personel dan sarana operasional tersebut, Polda NTT berharap potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini sehingga masyarakat tetap merasa aman dan aktivitas sehari-hari berlangsung kondusif.
(danny)







