Manado, 13/7 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara mengimbau masyarakat di sekitar kali yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang berhati-hati setelah gunung api tersebut erupsi.
“Pemerintah Kabupaten Sitaro dalam hal ini BPBD mengimbau masyarakat di sekitar kali agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan tetap berhati-hati, lebih khusus di waktu malam hari,” ujar Kabid Kedaruratan BPBD Sitaro, Sonny Belseran di Manado, Minggu.
Ia mengatakan, dalam laporan aktivitas dan situasi Gunung Karangetang disebutkan letusan tersebut diperkirakan terjadi pada pukul 19.14 WITA.
“Status Gunung Karangetang sampai saat ini masih di Level II atau Waspada,” ujar Sonny.
Dari hasil analisis situasi dan kondisi saat ini disebutkan bahwa sekitar pukul 19.14 Wita terdengar suara dentuman.
Kemudian terjadi erupsi eksplosif kecil dari puncak kawah utara lebih kurang 300- 400 meter dan mengalir ke arah barat laut lebih kurang 700-1.000 meter antara Kali Batu Bulan dan Kawahang.
Terjadi juga lontaran material letusan yang menyebabkan alang-alang di sekitar puncak terbakar dan terpantul ke awan sehingga kelihatan api membesar.
Sonny juga berharap warga mematuhi rekomendasi, tidak memasuki area kawah puncak dan aliran lava serta tetap memantau informasi resmi dari BPBD.
(Karter)







