Jakarta Pusat, 5/11 (MSB) – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Metro Menteng, Polres Metro Jakarta Pusat, menggelar apel dan patroli cipta kondisi (Cipkon) bersama Tiga Pilar, Rabu (4/11/2026) malam.
Mengusung tema *“Polisi Bersama Masyarakat Agar Aman dan Kondusif”*, kegiatan diawali dengan apel di halaman Polsek Metro Menteng. Apel dipimpin IPDA Togaryanto, selaku Perwira Pengendali, didampingi AIPTU Dimas Heny Trinugroho selaku Wakil Padal.
Sebanyak 10 personel Polsek Metro Menteng dikerahkan untuk melaksanakan patroli menggunakan satu unit kendaraan roda empat dinas dan satu unit kendaraan roda dua dinas.
Patroli dengan menyusuri sejumlah ruas jalan dan titik yang menjadi perhatian pengamanan, di antaranya Jalan Probolinggo, Jalan Raden Saleh IV, Jalan Inspeksi Kalipasir, perbatasan Kalipasir, Jalan Teuku Umar, Bundaran HI, Jalan Diponegoro, Jalan Latuharhari, Pos Pantau Tenggulun, Tambak Ujung, Pos Pantau Tambak, Proklamasi, hingga Jalan Penataran.
Selain melakukan patroli mobiling, personel juga melaksanakan pemantauan di sejumlah pos pantau, khususnya kawasan Kalipasir, Tenggulun, dan Tambak Ujung.
Dalam arahannya, pimpinan apel menekankan pentingnya menjaga keselamatan, kesehatan, kekompakan, serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Usai patroli, lima personel juga disiagakan di Pos Pantau Tenggulun untuk mengantisipasi potensi tawuran warga.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, situasi di Pos Pantau Kalipasir, Tenggulun, dan kawasan Tambak Ujung terpantau terkendali. Petugas juga tidak menemukan adanya kelompok massa yang berkumpul maupun aktivitas yang berpotensi memicu gangguan keamanan.
Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengatakan bahwa patroli cipta kondisi bersama Tiga Pilar merupakan langkah nyata kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan sekaligus mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, khususnya tawuran warga dan kejahatan jalanan.
“Kami terus meningkatkan patroli preventif dengan menyambangi titik-titik yang menjadi perhatian pengamanan. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” ujar AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.
Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold E.P Hutagalung menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif.
“Menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat. Kami menginstruksikan jajaran untuk terus mengedepankan langkah preventif, meningkatkan patroli, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat guna mencegah potensi gangguan kamtibmas,” tegas Kapolres.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)







