Cirebon, 27/09 – Hidup bagaikan roda yang berputar. Itulah yang kini dirasakan mantan Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis. Dari puncak kursi kekuasaan yang pernah ia duduki, kini ia harus melewati hari-hari di balik jeruji besi Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Cirebon.
Kesepian sering kali menjadi teman setia bagi Azis. Namun, belum lama ini suasana berbeda tampak hadir ketika sahabat lamanya, Brigjen Pol (Purn) Siswandi—yang juga mantan Kapolresta Cirebon—datang menjenguk.
Kehadiran Siswandi seolah menghadirkan kembali cahaya yang sempat meredup. Azis tersenyum, sederhana tapi penuh makna. Ada seberkas keceriaan yang muncul, meski hanya sesaat, menghapus rasa sepi yang menghantui hari-harinya.
“Kepadanya saya mencoba memberikan nasihat agar kuat, dan selalu berdoa dengan khusyuk sambil merenung tentang apa yang sudah dilakukan selama ini,” ujar Siswandi dengan nada hangat.
Tak hanya kata-kata penguat, Siswandi juga membawa bingkisan kecil berupa satu slop rokok putih filter, kesukaan sahabatnya. Hadiah sederhana itu terasa begitu istimewa bagi Azis, sebuah tanda bahwa ia tidak benar-benar sendiri.
Siswandi pun menitipkan pesan sarat makna, khususnya bagi siapa saja yang tengah mengemban amanah jabatan. “Jabatan itu amanah. Siapapun yang sedang berkuasa, carilah rezeki yang barokah. Jadikan pekerjaan itu sebagai ibadah agar bermanfaat bagi masyarakat,” pesannya.
Kisah kunjungan sahabat lama ini menjadi pengingat bahwa dalam kondisi tersulit sekalipun, dukungan moral, doa, dan perhatian dari orang terdekat adalah kekuatan yang tak ternilai.
(red)







